Awas, Ganja Bisa Picu Paranoid dan Gangguan Mental Lainnya

Esti Utami

Rabu, 16 Juli 2014 | 15:26 WIB
Awas, Ganja Bisa Picu Paranoid dan Gangguan Mental Lainnya
Ilustrasi daun ganja. (sumber: Wikipedia)

Suara.com - Ganja. Kini menjadi salah satu obat terlarang yang paling favorit di muka bumi. diperkirakan sekitar 180 juta orang pernah mencicipi barang haram ini. Orang percaya ngeganja tak seberbahaya alkohol ataupun obat terlarang lainnya.

Dan banyak orang yang pernah merokok ganja mengaku tidak merasakan efek negatifnya, bahkan mereka merasa ganja cenderung menenangkan. Sejumlah penelitian memang mengungkap ganja bermanfaat untuk pengobatan tepatnya mengatasi rasa sakit kronis.

Tetapi ganja memang memiliki sederet dampak negatif, sehingga disarankan untuk tidak dikonsumsi secara bebas. salah satu efek negatif ganja adalah bisa memicu paranoid.  “Paranoid” adalah rasa khawatir yang berlebihan dan sering tanpa dasar. Kadang mereka yang dilanda paranoid takut orang lain akan menyerang atau mencelakai dirinya.

Dan dari berbagai penelitian terungkap, kemungkinan paranoid pada pengisap ganja lima kali lebih besar dibanding mereka yang tidak mengonsumsi ganja. Para ahli juga menyebut mengonsumsi ganja di usia dini, bisa mengakibatkan sejumlah masalah mental.

Yang belum terungkap jelas adalah bagaimana konsumsi ganja bisa menyebabkan paranoid. Karena bisa jadi orang yang menderita paranoia cenderung mengonsumsi ganja atau sebaliknya konsumsi ganja menyebabkan pikiran negatif.

Untuk mengetahui apakah ganja benar-benar menyebabkan paranoia pada individu yang rentan, dilakukan penelitian terhadap efek THC (tetrahydrocannabinol ?9-, bahan psikoaktif utama yang dikandung ganja). Penelitian ini dilakukan tim dari Universitas Oxford dan Universitas Manchester, yang hasilnya diterbitkan baru-baru ini di Skizofrenia Bulletin.

Penelitian ini melibatkan 121 responden yang semuanya pernah mengonsusmi ganja (setidaknya sekali) dan semuanya dilaporkan menderita paranoid. Kepada para responden diberikan THC dalam dosis tertentu.

Hasilnya jelas, THC menyebabkan pikiran paranoid. Kesimpulan ini diambil karena satu dari lima responden meningkat paranoianya. THC juga menghasilkan efek psikologis yang mengganggu, seperti kecemasan, rasa khawatir, menurunkan mood, dan pikiran negatif tentang diri sendiri. THC juga bisa menurunkan memori jangka pendek. THC juga memicu berbagai apa yang dalam ilmu psikologi disebut sebagai 'pengalaman anomali, seperti suara tampak lebih kencang dari biasanya, warna-warna lebih cerah, pikiran seperti bergema, dan waktu seperti terdistorsi.

Mengapa ganja memicu paranoia? Biang keladinya adalah efek negatif THC pada suasana hati dan pengalaman sensorik seseorang. Emosi-emosi negatif itu membuat seseorang merasa sedih dan rentan. Rasa khawatir membawa seseorang ke kesimpulan terburuk. "Jadi ketika kita mencoba untuk memahami pengalaman anomali - ketika kita mencoba, dengan kata lain, untuk memahami apa yang terjadi pada kita - dunia terasa menjadi tempat yang aneh, menakutkan dan bermusuhan," demikian laporan penelitian tersebut.

Ganja memang tidak menyebabkan paranoid pada semua orang, tapi untuk sejumlah besar orang, itu adalah akibat langsung.
dan satu hal yang paling penting, penelitian ini mengungkap dasar paranoid pada umumnya. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saatnya Lebih Sering Melepas Sepatu

Saatnya Lebih Sering Melepas Sepatu

Health | Selasa, 15 Juli 2014 | 13:14 WIB

Premi Asuransi Ini Dibayar Dengan Sampah

Premi Asuransi Ini Dibayar Dengan Sampah

Health | Senin, 14 Juli 2014 | 12:00 WIB

Ekstrak Kulit Ubi Jalar Ungu Mampu Obati Diabetes

Ekstrak Kulit Ubi Jalar Ungu Mampu Obati Diabetes

Health | Jum'at, 11 Juli 2014 | 15:18 WIB

Jadi, Jangan Takut Menjadi Tua

Jadi, Jangan Takut Menjadi Tua

Health | Jum'at, 11 Juli 2014 | 11:54 WIB

Manfaat Akupunktur, Dari Atasi Sakit Kepala Hingga Kanker

Manfaat Akupunktur, Dari Atasi Sakit Kepala Hingga Kanker

Health | Senin, 07 Juli 2014 | 08:56 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB