Di Kulit Pisang Ada Obat Penurun Kolesterol

Esti Utami | Suara.com

Kamis, 17 Juli 2014 | 15:29 WIB
Di Kulit Pisang Ada Obat Penurun Kolesterol
Pisang (Foto: shutterstock)

Suara.com - Apalah arti kulit pisang? Itu mungkin pandangan masyarakat selama ini. Tapi baru-baru ini tiga mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, berhasil menemukan permen antihiperkolesterol dari limbah kulit pisang.

"Kulit pisang selama ini tidak termanfaatkan dengan baik, ternyata mampu menurunkan kolesterol dalam darah. Limbah kulit pisang ini kami buat seperti permen atau 'soft candy' yang kami beri nama 'Marshmallow'," jelas Ketua tim penelitian Lukman Azis, Rabu (16/7/2014).

Ia berharap temuan ini bisa menjadi solusi bagi penderita kolesterol dengan cara yang mudah, murah, praktis, dan efesien. Selain Lukman Aziz, ada dua mahasiswa yang bergabung dalam tim penelitian itu, yakni Nisa Alfilasarida dan Clara Arha di bawah bimbingan dosen Nur Ida Panca dalam program Kreativitas Mahasiswa dan Penelitian (PKM-P).

Ia mengatakan di Indonesia banyak sekali industri pisang, sehingga perlu ada penanganan khusus bagi limbah kulitnya secara tepat dan bermanfaat secara luas. Marshmallows yang diberi pektin dari limbah kulit pisang merupakan hal baru.

Proses pembuatan pektin yang dilakukan tiga mahasiswa Unibraw ini juga tak terlalu sulit, dan dapat dilakukan dengan menggunakan peralatan rumahtangga biasa. Limbah kulit pisang yang telah disortir diiris kecil, kemudian dikukus selama 10 menit.

Tahap selanjutnya adalah mengeringkan membuat nya menjadi tepung. Tepung inilah yang kemudian diekstraksi dengan metode padat-cair pada suhu 90 Celcius menggunakan pelarut asam dan hasil ekstraksinya merupakan bahan dasar pembuatan masrshmallows.

Setelah itu, proses pemanasan untuk mendapatkan kepekatan dengan menggunakan kompor biasa. Tahap terakhir adalah pemurnian dan pengendapan dengan alkohol 70 persen dan 96 persen, penyaringan pektin sudah siap.

Jika umumnya pektin yang digunakan dalam industri makanan berasal dari apel dan jeruk yang lebih mahal, pektin yang berasal dari limbah kulit pisang ini lebih menguntungkan karena lebih murah.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pektin dari limbah kulit pisang selama dua minggu mampu menurunkan kadar kolesterol sampai 52 persen. Kini temuan ini sedang dalam proses untuk mendapatkan hak paten. Jika dikembangkan, maka tidak tertutup kemungkinan bisa mengurangi impor pektin yang tiap tahun berton-ton. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kombinasi Berbahaya: Kayu Manis dan Warfarin (2)

Kombinasi Berbahaya: Kayu Manis dan Warfarin (2)

Health | Kamis, 17 Juli 2014 | 13:20 WIB

Kombinasi Berbahaya:  Acetaminophen dan Minuman Beralkohol  (1)

Kombinasi Berbahaya: Acetaminophen dan Minuman Beralkohol (1)

Health | Rabu, 16 Juli 2014 | 20:47 WIB

Yogurt Buah Naga Turunkan Kolesterol

Yogurt Buah Naga Turunkan Kolesterol

Health | Sabtu, 07 Juni 2014 | 15:25 WIB

Ini Gejalanya Jika Kolesterol Anda Tinggi

Ini Gejalanya Jika Kolesterol Anda Tinggi

Health | Kamis, 10 April 2014 | 16:03 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB