Kritis, Kondisi Pasien Ebola Pertama di Amerika

Ardi Mandiri

Minggu, 05 Oktober 2014 | 07:52 WIB
 Kritis, Kondisi Pasien Ebola Pertama di Amerika
Virus Ebola (shutterstock)

Suara.com - Kondisi pasien Ebola pertama di Amerika Serikat (AS), Thomas Eric Duncan, terus memburuk. Dia kritis, dan terus dipantau oleh tim dokter di Rumah Sakit Dallas.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, dr Thomas Frieden, mengatakan bahwa pihaknya terus mengawasi kondisi pasien. Selain itu, ujar Thomas, pihaknya juga tengah mengawasi aktivitas sembilan orang yang diduga pernah memiliki kontak langsung dengan pasien.

"Kami terus waspada. Kami akan terus memeriksa orang, khususnya yang baru bepergian dari Afrika Barat," kata Thomas, seperti dikutip dari laman Reuters, Minggu (5/10/2014).

"Saat ini ada sembilan orang yang dipantau ketat. Mereka kami duga pernah kontak dengan pasien," lanjut Thomas.

Seperti diketahui, Duncan adalah warga Liberia yang masuk ke Amerika pada 19 September lalu. Duncan diduga membohongi pihak imigrasi sehingga dapat terbang bebas ke Negeri Paman Sam.

Lantaran itu, Liberia dikabarkan bakal memperkarakan hukum ulah Duncan.

"Duncan membohongi kami. Dia menjawab "tidak", termasuk terhadap pernyataan soal apakah dirinya pernah merawat pasien Ebola atau bersinggungan dengan jenazah akibat Ebola," kata Kepala Dewan Direksi Otoritas Bandara Liberia di Monrovia, Binyah Kesselly, beberapa waktu lalu.

Duncan Diduga Telah Sebarkan Virus
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menjelaskan bahwa Duncan diduga telah menyebarkan Ebola ke Amerika. Saat ini, para terduga Ebola telah secara sukarela dikarantina untuk penyelidikan lebih lanjut.

Para terduga, di antaranya adalah anak-anak, juga satu keluarga yang tinggal satu lantai apartemen dengan Duncan.

"Tidak ada pemaksaan untuk karantina. Mereka datang dengan sukarela," Hakim Jenkins menambahkan.

Selain Duncan dan para terduga Ebola, Amerika juga dikabarka tengah merawat seorang lelaki yang diduga turut terjangkit virus tersebut.

Pasien, saat ini dalam perawatan di Rumah Sakit Sarasota, Florida. Dia dalam isolasi sebagai tindak pencegahan karena baru tiba dari Afrika Barat.

Meski begitu, hingga sejauh ini, belum dijelaskan kondisi pasien secara detail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS Anggap Swedia Terburu-buru Akui Palestina

AS Anggap Swedia Terburu-buru Akui Palestina

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 07:57 WIB

Penyebaran Virus Ebola di Afrika Semakin Sulit Dilacak

Penyebaran Virus Ebola di Afrika Semakin Sulit Dilacak

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 04:55 WIB

WHO: Vaksin Ebola Belum Siap Hingga Maret 2015

WHO: Vaksin Ebola Belum Siap Hingga Maret 2015

Health | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 16:57 WIB

Seorang Pasien Ebola Akan Diseret ke Meja Hijau

Seorang Pasien Ebola Akan Diseret ke Meja Hijau

News | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 15:21 WIB

Sebanyak 211 Tenaga Medis Meninggal Akibat Ebola

Sebanyak 211 Tenaga Medis Meninggal Akibat Ebola

Health | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 08:07 WIB

Terkini

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Mengambil Pelajaran tentang Bahaya Perang Opini di Novel Bungkam Suara

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:30 WIB

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Buntut Penggerebekan Suami Bidan, Oknum Dokter Kepala Puskesmas Robatal Resmi Dipecat

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,87 Persen Lampaui Nasional, Pramono Pamer Inflasi Terendah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:20 WIB

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

4 Sabun Cuci Muka Cowok yang Bikin Putih dan Glowing, Hempas Minyak!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:19 WIB

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

×