Terapi Angiogenesis, Harapan Baru bagi Penderita Kanker

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2014 | 15:59 WIB
Terapi Angiogenesis, Harapan Baru bagi Penderita Kanker
Ilustrasi sel kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Data Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan bahwa angka kejadian kanker di Indonesia mencapai 1.4 per 1000 penduduk. Tak hanya itu, kanker juga merupakan penyebab kematian nomor tujuh di Indonesia.

Biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan kanker bahkan paling mahal dibanding penyakit lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Subdit Penyakit Kanker, Direktorat Jendral P2PL Kementrian Kesehatan, Niken Wastu Palupi, MKM pada Media Health Forum yang dihelat PT Roche Indonesia di Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Menurutnya, kanker yang paling banyak diidap oleh penduduk Indonesia diantaranya adalah kanker payudara, serviks, paru-paru dan kolorektum.

"Prevalensi penderita kanker di Indonesia terus meningkat. Umumnya dipengaruhi oleh kebiasaan buruk seperti merokok, kurangnya aktivitas fisik, mengonsumsi alkohol, hingga pola makan yang tidak sehat. Meski BPJS menanggung biaya pengobatan untuk kasus kanker tapi alangkah harapan hidup kemungkinan sangat kecil," tambah Niken.

Sementara itu, Dr Ronald Hukom, dokter Spesialis Penyakit Dalam Hematologi Onkologi Medik, Rumah Sakit Kanker Dharmais, mengatakan bahwa kini pasien kanker bisa memperoleh tingkat harapan hidup yang lebih tinggi melalui metode angiogenesis.

Melalui metode ini, pembuluh darah yang berfungsi menyuplai makanan dan oksigen untuk sel tumor ditekan pertumbuhannya agar tidak menyebar ke organ lainnya.

"Sel tumor kalau sudah lebih dari 2 ml akan membuat pembuluh darah baru untuk mendapatkan makanan atau oksigen. Dengan pembentukan pembuluh darah baru maka memungkinkan sel ini memperbanyak diri atau metataksis untuk menyasar organ-organ lain," ujar Ronald.

Namun, metode ini hanya efektif diberikan untuk penderita kanker paru-paru, ginjal, kolorektum, dan kanker ovarium yang sudah memasuki fase stadium lanjut.

Pasien yang diobati menggunakan metode angiogenesis ini diberikan obat anti-angiogenesis seperti sumitinib, regorafenib, sorafanib. Obat ini biasanya digunakan oleh pasien yang pernah menggunakan obat kanker lainnya namun tak efektif.

"Dengan pemberian terapi angiogenesis, pasien yang didiagnosis sisa umurnya tinggal beberapa bulan, tapi bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Pasien kanker usus di RS Dharmais masih bertahan hidup selama 8 tahun sejak pemberian obat ini," ujar dokter yang juga berpraktik di RS Pondok Indah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Lelaki (3)

Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Lelaki (3)

Health | Rabu, 10 Desember 2014 | 15:00 WIB

Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Lelaki (2)

Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Lelaki (2)

Health | Selasa, 09 Desember 2014 | 15:00 WIB

Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Lelaki (1)

Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Lelaki (1)

Health | Senin, 08 Desember 2014 | 19:30 WIB

'Pil Brokoli' Jadi Amunisi Baru Lawan Penyebaran Kanker

'Pil Brokoli' Jadi Amunisi Baru Lawan Penyebaran Kanker

Health | Senin, 08 Desember 2014 | 09:50 WIB

Obat HIV Bisa Menyembuhkan Penyakit Kanker

Obat HIV Bisa Menyembuhkan Penyakit Kanker

Health | Jum'at, 05 Desember 2014 | 19:30 WIB

Studi: Perokok Laki-laki Lebih Rentan Terkena Kanker

Studi: Perokok Laki-laki Lebih Rentan Terkena Kanker

Health | Jum'at, 05 Desember 2014 | 17:55 WIB

Studi: Protein yang Dihasilkan Saat Tidur Mampu Cegah Kanker

Studi: Protein yang Dihasilkan Saat Tidur Mampu Cegah Kanker

Health | Jum'at, 05 Desember 2014 | 13:10 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB