Kenali Gejala Rematik Genetik Berikut Ini

Esti Utami | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 23 Desember 2014 | 05:49 WIB
Kenali Gejala Rematik Genetik Berikut Ini
Ilustrasi radang sendi (shutterstock)

Suara.com - Radang sendi umumnya menimpa mereka yang berusia lanjut. Namun belakangan, penyakit ini juga banyak dialami anak-anak sehingga menyebabkan melemahnya fungsi sendi sebagai penghubung antar tulang.

Gejala yang dirasakan adalah susah menggerakkan anggota tubuh. Jika ini terjadi, maka jangan menganggap enteng, karena salah satu penyakit radang sendi bisa menyebabkan cacat permanen. Penyakit ini dalam istilah kedokteran disebut dengan Ankylosing spondylitis (AS) atau disebut juga rematik genetik.

Penyakit ini merupakan proses autoimun yang menyebabkan peradangan kronis pada sendi-sendi misalnya di tulang belakang/ sendi panggul/sendi lutut dan biasa diderita oleh kaum Adam.  Menurut dr. Rudy Hidayat SpPD-KR dari Divisi Reumatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, penyakit ini dipengaruhi oleh gen HLA-B27 dan mulai menyerang pada usia 20an.

"Penderita penyakit ini umumnya lelaki usia muda sekitar 20 tahun yang menderita sakit pinggang terus menerus lebih dari tiga bulan," ujar dokter Rudy pada 'Seminar Manajemen Ankylosing Spondylitis' di Jakarta, Minggu, (21/12/2014).

Jika telat diobati, maka pasien bisa mengalami kecacatan permanen di bagian ruas tulang belakang sehingga menyebabkan bungkuk atau kekakuan di daerah sendi. Efek jangka panjangnya juga bisa menimbulkan peradangan di organ lain.

"Manifestasi jangka panjang penyakit ini bisa memicu kelainan pada mata, feses berdarah, penebalan kulit hingga penyakit jantung," lanjut Rudy.

Lalu apa saja gejala penyakit ankylosing spondylitis? Berikut beberapa gejalanya, seperti diungkapkan dokter Rudy.
1. Rasa nyeri yang bertahap di punggung bawah dan pantat yang tidak hilang selama tiga bulan
2. Rasa nyeri antara tulang belikat dan leher yang tidak hilang selama tiga bulan
3. Rasa nyeri dan kekakuan di bagian belakang tubuh, terutama saat beristirahat
4. Rasa nyeri dan kekakuan hilang ketika mulai beraktivitas atau digerakkan kembali
5. Tulang belakang terasa lebih kaku. Ini membuat seseorang merasa sulit untuk membungkuk atau tegak karena sulit menggerakkan bagian tubuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Kandungan dalam Makanan yang Bisa Memicu Radang Sendi, Wajib Diwaspadai!

3 Kandungan dalam Makanan yang Bisa Memicu Radang Sendi, Wajib Diwaspadai!

Your Say | Jum'at, 24 Mei 2024 | 15:30 WIB

3 Jenis Makanan Sehat Ini Justru Bisa Picu Radang Sendi, Batasi Konsumsi

3 Jenis Makanan Sehat Ini Justru Bisa Picu Radang Sendi, Batasi Konsumsi

Your Say | Minggu, 23 Juli 2023 | 10:16 WIB

7 Faktor Penyebab Asam Urat yang Jarang Disadari

7 Faktor Penyebab Asam Urat yang Jarang Disadari

Your Say | Rabu, 03 Mei 2023 | 11:13 WIB

Penderita Asam Urat Boleh Minum Kopi atau Tidak? Begini Penjelasan Lengkapnya

Penderita Asam Urat Boleh Minum Kopi atau Tidak? Begini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Minggu, 09 April 2023 | 12:40 WIB

Penyebab Radang Sendi yang Umum Terjadi: Jenis Kelamin, Usia, dan Berat Badan Bisa Berpengaruh

Penyebab Radang Sendi yang Umum Terjadi: Jenis Kelamin, Usia, dan Berat Badan Bisa Berpengaruh

Lifestyle | Minggu, 25 Desember 2022 | 09:50 WIB

5 Faktor Penyebab Radang Sendi, Bukan Cuma Karena Usia

5 Faktor Penyebab Radang Sendi, Bukan Cuma Karena Usia

Your Say | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Gegara Makan Daging sebelum Met Gala, Kim Kardashian Mengaku Penyakit Kulitnya Memburuk

Gegara Makan Daging sebelum Met Gala, Kim Kardashian Mengaku Penyakit Kulitnya Memburuk

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 18:52 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB