Tak Semua Obesitas Sebabkan Penyakit Kronis

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 07 Januari 2015 | 15:00 WIB
Tak Semua Obesitas Sebabkan Penyakit Kronis
Ilustrasi penambahan berat badan. (Shutterstock)

Suara.com - Berat badan berlebih atau obesitas sering dikaitkan dengan gangguan metabolik seperti stroke, penyakit jantung hingga diabetes.

Namun sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Investigation menyebutkan bahwa tak semua orang yang obesitas mengalami gangguan kesehatan tersebut.

Penelitian ini menunjukkan sejumlah orang obesitas dapat terlindung dari efek metabolik akibat naiknya berat badan,” kata Dr. Samuel Klein, peneliti senior dan juga direktur Washington University’s Center for Human Nutrition.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa sejumlah responden penelitian yang obesitas, 25 persen dari mereka tidak mengalami komplikasi metabolik seperti diabetes, jantung, ataupun stroke.

Untuk mendapatkan temuan ini, Klein dan tim melakukan penelitian pada 20 orang peserta obesitas yang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 6 kilogram dalam waktu yang tidak lama. Untuk menaikkan berat badan tersebut, peserta diminta makan di restoran cepat saji yang telah ditunjuk oleh peneliti.

"Tujuan kami agar peserta penelitian mengonsumsi 1.000 kalori ekstra setiap hari sampai mengalami kenaikan berat badan enam persen dari berat tubuh sebelumnya," kata Dr Elisa Fabbrini, asisten profesor kedokteran di Washington University School of Medicine.

Peneliti kemudian mengamati efek naiknya berat badan pada metabolisme peserta. Sebelum dan sesudah berat badan naik, peneliti mengukur kemampuan peserta dalam mengontrol gula darah, lemak hati, komposisi tubuh, dan sensitivitas insulin.

Hasilnya, ketika peserta memiliki metabolisme normal saat studi di mulai, maka metabolisme mereka tetap normal ketika berat badan bertambah. Sementara jika metabolisme peserta mengalami masalah saat awal, maka peserta cenderung memiliki masalah saat berat badan naik.

Peneliti mengidentifikasi bahwa akumulasi lemak hati pada peserta yang menyebabkan gangguan metabolisme. Pasalnya, akumulasi lemak hati tidak ada pada peserta obesitas yang memiliki metabolisme normal.

"Kita perlu lebih banyak penelitian untuk memahami mengapa obesitas menyebabkan penyakit tertentu pada beberapa orang, tetapi tidak pada orang lain," kata Klein. (Medical Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pil Ini Dapat Menggantikan Makanan Sekaligus Melawan Obesitas

Pil Ini Dapat Menggantikan Makanan Sekaligus Melawan Obesitas

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2015 | 16:01 WIB

Angkat Beban Efektif Cegah Perut Buncit

Angkat Beban Efektif Cegah Perut Buncit

Health | Senin, 29 Desember 2014 | 19:00 WIB

4 Manfaat Bila Makan Malam Sebelum Pukul 7

4 Manfaat Bila Makan Malam Sebelum Pukul 7

Health | Rabu, 24 Desember 2014 | 13:12 WIB

Bluberi Liar Turunkan Efek Samping dari Lemak yang Berlebihan

Bluberi Liar Turunkan Efek Samping dari Lemak yang Berlebihan

Health | Selasa, 23 Desember 2014 | 11:11 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Api Sore Hari

Api Sore Hari

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:15 WIB

×