Kurangi Makanan Ini Agar Perutmu Tetap Rata

Esti Utami

Senin, 23 Maret 2015 | 15:45 WIB
Kurangi Makanan Ini Agar Perutmu Tetap Rata
Ilustrasi perut gendut (shutterstock)

Suara.com - Memiliki perut gendut, mungkin bukan kesenangan baik laki-laki maupun perempuan. Dan membahas perut gendut ini, bukan semata disebabkan makan yang terlalu banyak tetapi juga jenis makanan yang diasup.
Karena jenis makanan tertentu bisa mengakibatkan perut membuncit.

Penasaran makanan apa saja yang membuat perut buncit? Mari kita simak daftar berikut.

1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan dan lentil, banyak mengandung serat disebut rafinosa. Dan, makan kacang-kacangan dalam jumlah banyak sekaligus dapat memicu produksi gas sehingga perut pun membuncit. Tapi, kacang-kacangan kaya anutrisi sehingga perlu menjadi bagian dari diet yang sehat. Hindari produksi gas dengan memakannya dalam porsi kecil dan perlahan-lahan. Atau gunakan bantu pencernaan dengan Beano.

2. Sayuran hasil persilangan
Brokoli, kubis Brussel, kol, dan kale juga mengandung rafinosa sehingga bisa mengakibatkan perut kembung. Tapi, sayuran ini juga tinggi vitamin, mineral dan antioksidan sehingga menjadi bagian diet sehat. Seperti halnya kacang-kacangan, Anda bisa memulainya dengan porsi yang lebih kecil. Cara lainnya adalah dengan mengukus sayuran dapat membantu mengurangi perut kembung.

3. Minuman bersoda
Minuman ringan dan bir juga bisa membuat perut gendut, karena pada dasarnya minuman ini mengandung banyakudara. Permen karet dan makan/minum tergesa-gesa juga mungkin memiliki efek yang sama.

4. Gorengan
Makanan yang banyak mengandung minyak juga bisa memicu perut gendut. Tubuh waktu untuk mencerna lemak, dan tak ada yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya selain menunggu semua makanan terurai untuk kembali mengonsumsinya.

5. Makanan dengan pemanis buatan
Makanan manis dengan gula alkohol, seperti sorbitol, mannitol, dan xylitol dapat menyebabkan perut kembung. Ini karena tubuh tidak mencerna dengan baik sehingga zat ini difermentasi oleh bakteri dalam saluran pencernaan Anda. Pemanis digunakan untuk permen karet bebas gula dan permen serta beberapa makanan "rendah karbohidrat".

6. Susu
Susu dan produk susu dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan menimbulkan masalah pada mereka yang alergi laktosa. Minum susu bebas laktosa atau minum pil laktase dengan produk susu dapat membantu meringankan gejala. Tapi untuk itu bicarakan terlebih dulu dengan dokter Anda.

7. Biji-bijian
Seluruh biji-bijian kaya akan serat dan nutrisi. Tapi serat dan pati, jika berlebihan dikonsumsi, dapat memicu perut kembung. Kabar baiknya adalah bahwa sistem pencernaan akan beradaptasi dengan serat ekstra dan gas, sehingga kembung akan berkurang dari waktu ke waktu. (nutrition.about.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×