Nyeri Vagina? Ini Solusinya (1)

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 24 Maret 2015 | 15:09 WIB
Nyeri Vagina? Ini Solusinya (1)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Jika Anda mengalami nyeri yang mendera disertai rasa terbakar di  area vagina, tentu sangat mempengaruhi kesehatan fisik dan emosional Anda.

Sayangnya masih banyak perempuan yang bersembunyi dalam kesakitannya. Bahkan menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Obstetri dan Ginekologi, 25 persen perempuan mengalami nyeri vulva di beberapa titik, namun hanya sekitar 2 persen yang mau mencari pengobatan.

Meskipun vulvodynia atau nyeri di bagian vagina sulit untuk diobati ada banyak perawatan yang tersedia untuk mengurangi rasa nyeri atau kesakitan yang mendera. Apa saja? Yuk, simak ulasan berikut.

1. Terapi fisik
Meskipun tidak ada penyebab pasti munculnya vulvodynia, ada banyak faktor yang berkontribusi memunculkannya, seperti cedera saat operasi atau melahirkan, cedera saat olahraga ataupun arthritis.

Seorang ahli terapi fisik mungkin akan bertanya tentang seluruh riwayat kesehatan Anda untuk memahami faktor-faktor potensial, melakukan penilaian postural dan struktural untuk melihat keselarasan semua jaringan yang terlibat, mengidentifikasi rasa sakit dan menentukan apakah ada sesak dan kelemahan di bagian dasar panggul.

Ada beberapa teknik yang digunakan saat terapi fisik. Seperti mobilisasi sendi, memicu pelepasan rasa sakit, USG, mobilisasi jaringan lunak hingga terapi manual yang sangat membantu untuk mengurangi nyeri saraf.

2. Obat
Obat merupakan salah satu cara untuk membantu mengatasi nyeri vagina, sayangnya obat kurang ideal karena hanya menutupi gejala dan tidak mengatasi sumber rasa sakit.

Dr Antonio Pizarro, seorang urogynecologist dan ginekolog di Shreveport mengatakan efek obat hanya sementara atau berlangsung beberapa jam saja. Obat juga dapat menyebabkan efek samping di bagian lain tubuh Anda.

3. Pengobatan untuk sumber nyeri lainnya
Kondisi tertentu seperti fibromyalgia, depresi, stres kronis, trauma saat melahirkan, juga kekerasan fisik dan emosional bisa meningkatkan rasa nyeri di bagian vagina perempuan. Keluhan ini harus segera ditangani dokter atau praktisi kesehatan.

4. Akupunktur
Menurut sebuah penelitian terbaru dalam Journal of Sexual Medicine, akupunktur mungkin lebih efektif dalam membantu untuk mengurangi rasa sakit vulvodynia dan meningkatkan fungsi seksual.

Selain empat pengobatan tersebut, masih ada lagi empat pengobatan lainnya yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri pada vagina di artikel selanjutnya. Tunggu ya! (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Merawat Area Intim

Cara Merawat Area Intim

Lifestyle | Jum'at, 06 Maret 2015 | 08:26 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×