Cegah Keracunan Makanan Dengan Cara Ini

Ririn Indriani

Rabu, 08 April 2015 | 10:23 WIB
Cegah Keracunan Makanan Dengan Cara Ini
Ilustrasi mencuci sayuran. (Shutterstock)

Suara.com - Memperingati Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada 7 April di mana Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengusung tema Keamanan Pangan pada tahun ini, pakar kesehatan, Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB dari FKUI-RSCM mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsinya. Ini sangat penting untuk dilakukan agar terhindar dari keracunan makanan.

Seperti diketahui, lanjut dia, kasus keracunan makanan merupakan salah satu kasus yang sering terjadi bahkan bisa menelan korban jiwa. Oleh karena itu, kasus keracunan makanan tidak boleh dianggap sepele.

Lebih lanjut Ari menjelaskan bahwa makanan yang berpotensi untuk tercemar adalah makanan mentah terutama daging, telur, makanan laut (seafood), makanan yang dimasak setengah matang atau makanan yang matang tetapi tercemari oleh kuman.

"Produk-produk makanan ini bisa tercemar pada saat penyimpanan sebelum dimasak, pada proses pembuatan atau penyimpanan setelah makanan tersebut siap saji," jelasnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima suara.com, Selasa (7/4/2015)

Agar terhindar dari keracunan makanan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bakteri berbahaya tidak tumbuh pada makanan. Berikut beberapa tips yang diberikan oleh Ari:

1. Masak makanan dengan suhu yang cukup tinggi agar dapat membunuh bakteri yang berbahaya
2. Cegah kontaminasi silang seperti pisau untuk memotong daging mentah atau seafood, jangan digunakan bersamaan  untuk memotong makanan yang sudah matang. Selain itu kebersihan tempat mempersipkan makanan harus tetap terjaga dengan baik.
3. Cegah makanan yang sudah masak tercemar oleh daging dan sea food mentah.
4. Pertahankan makanan hangat agar tetap hangat, dan makanan dingin agar tetap dingin. Pertahankan makanan yang hangat pada suhu di  atas 65 derajat celsius, dan panaskan makanan untuk disajikan pada suhu di atas 85 derajat celsius.
5. Taruh makanan pada kulkas dengan pengaturan suhu yang tepat, jika makanan terlalu lama pada suhu kamar, makanan tersebut mungkin sudah tidak aman untuk dimakan
6. Jangan mendefrost makanan di dapur pada suhu kamar, lakukan defrost di kulkas, air keran yang mengalir, atau dengan menggunakan microwave.
7. Produk makanan dan minuman kemasan hendaknya ditaruh sesuai dengan ketentuan yang ada pada kemasan atau dapat ditaruh pada suhu kamar dan tidak terpapar langsung dengan matahari.
8. Gunakan air mengalir saat mencuci sayur dan buah yang akan dikonsumsi langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah Tewas Usai Santap Lolipop Bersalut Racun Tikus

Bocah Tewas Usai Santap Lolipop Bersalut Racun Tikus

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 06:34 WIB

Keracunan Jamur, Satu Keluarga Dilarikan ke RSUD

Keracunan Jamur, Satu Keluarga Dilarikan ke RSUD

News | Minggu, 02 November 2014 | 13:39 WIB

Santap Hidangan Syukuran, 57 Warga Sukabumi Keracunan

Santap Hidangan Syukuran, 57 Warga Sukabumi Keracunan

News | Sabtu, 01 Maret 2014 | 22:08 WIB

Terkini

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya

Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:49 WIB

×