Ini Bahaya Transfusi Darah dari Banyak Sumber

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 04 Mei 2015 | 12:58 WIB
Ini Bahaya Transfusi Darah dari Banyak Sumber
Ilustrasi transfusi darah. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kebutuhan darah di seluruh dunia semakin hari semakin besar, namun darah yang tersedia selalu saja kurang. Terlebih beberapa golongan darah dianggap susah ditemukan.

Perlu diketahui juga karena keterbatasan tersebut beberapa negara memberlakukan kebijakan menggunakan beberapa stok darah lebih dari satu orang. Hal ini berbahaya, terutama bagi penerima yang masih dibawah umur (anak-anak).

"Risiko untuk penularan penyakit pada pasien anak pada dasarnya sama dengan risiko untuk orang dewasa, tetapi akan sangat disesali dalam jangka panjang karena bayi dan anak-anak dapat hidup lebih lama dengan penyakit kronis yang berasal dari transfusi tersebut," kata David Jobes, penulis dari University of Pennsylvania.

Para peneliti menganalisis data registrasi bedah dan catatan bank darah pada tahun 1995-2010 pada 4.111 pasien.

Ditemukan bahwa darah segar (utuh) dapat diberikan untuk 3.836 pasien, sementara 252 lainnya hanya menerima komponen darah saja.

"Kami berharap bahwa penelitian kami dapat membantu untuk memeriksa kembali praktik penyimpanan darah saat ini dan pasokan darah tersedia lebih banyak untuk pasien anak," jelas Jobes.

Penelitian ini, kata dia, menunjukkan dengan sangat baik bahwa menggunakan darah segar seluruhnya (berasal dari satu pendonor) lebih baik daripada penggunaan komponen darah seperti yang dinyatakan dalam penelitian sebelumnya. "Malah itu harus dikurangi terutama pada pasien anak" pungkas Julie Cleuziou dari Pusat Jantung Jerman di Munich. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Sarapan Sereal Bisa Perpanjang Usia

Studi: Sarapan Sereal Bisa Perpanjang Usia

Health | Jum'at, 27 Maret 2015 | 07:14 WIB

Tragis, Usai Lahirkan Anak Pertama Ibu Meninggal Kekurangan Darah

Tragis, Usai Lahirkan Anak Pertama Ibu Meninggal Kekurangan Darah

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 17:37 WIB

Tak Semua Obesitas Sebabkan Penyakit Kronis

Tak Semua Obesitas Sebabkan Penyakit Kronis

Health | Rabu, 07 Januari 2015 | 15:00 WIB

Studi: Perceraian Memicu Penyakit Kronis

Studi: Perceraian Memicu Penyakit Kronis

Health | Senin, 05 Januari 2015 | 13:59 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB