Rutin Kumpulkan Darah, Persediaan di PMI Bali Aman

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2015 | 01:55 WIB
Rutin Kumpulkan Darah, Persediaan di PMI Bali Aman
Ilustrasi stok darah donor. [Shutterstock]

Suara.com - Persediaan semua jenis golongan darah di Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Bali untuk kebutuhan pasien di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, dilaporkan masih aman. Hal itu karena PMI Bali rutin melakukan pencarian pendonor darah.

Humas UDD PMI Bali, Ni Made Aprini Megawati, di Denpasar, Rabu (27/5/2015), mengatakan bahwa pihaknya memiliki persediaan darah untuk jenis golongan A sebanyak 220 kantong, golongan B sebanyak 440, O sebanyak 290, serta AB sebanyak 50 kantong.

"Untuk saat ini, stok semua jenis golongan darah aman, dan untuk donor pengganti kami stop dulu, agar fokus untuk pasien saja. Namun apabila donor pengganti tetap ingin membantu keluarganya, kami akan izinkan," ujarnya.

Mega menyebutkan, meski ketersediaan untuk semua jenis golongan darah tergolong aman, pihaknya tetap melakukan pencarian darah ke setiap instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya. Sementara itu, UDD PMI Bali juga secara terus-menerus melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, agar mereka berperan aktif dalam kegiatan donor darah tersebut.

"Namun, kami juga mengharapkan kepada pendonor pengganti (untuk) ikut terlibat menjadi pendonor sukarela," ujarnya.

Mega menuturkan bahwa untuk pengadaan darah di UDD PMI Provinsi Bali, rata-rata per bulan mencapai 7.894 kantong. Dari jumlah tersebut, hampir semua permintaan menurutnya dapat dipenuhi. Namun, ada beberapa permintaan darah cadangan yang belum bisa dipenuhi.

"Rata-rata permintaan darah per bulan mencapai 4.679 kantong. Sementara itu, darah yang dipenuhi itu sebanyak 3.639 kantong," ujarnya.

Mega menjelaskan, beberapa permintaan darah cadangan yang tidak dapat dipenuhi tersebut karena sebagian kecil saja yang akan digunakan.

"Permintaan cadangan itu maksudnya, dokter atau tim medis meminta kepada kami untuk menyediakan darah untuk pasiennya. Namun selama ini, permintaan cadangan tersebut hanya sebagian kecil yang digunakan," paparnya.

Mega pun mengakui bahwa permintaan darah tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan di RSUP Sanglah saja. Namun UDD PMI Bali juga memberikan darah kepada rumah sakit swasta di beberapa wilayah lainnya di Bali.

"Rumah sakit lainnya yang juga kami bantu dalam permintaannya ada sekitar 30 rumah sakit di Bali, baik swasta maupun pemerintah," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK: Donor Darah Artinya Bebas Sifilis

JK: Donor Darah Artinya Bebas Sifilis

Health | Minggu, 29 Maret 2015 | 11:45 WIB

Donor Darah TMP Pecahkan Rekor Muri

Donor Darah TMP Pecahkan Rekor Muri

Health | Minggu, 29 Maret 2015 | 10:46 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB