Ini Tanggapan Laurier dan Unicharm Tentang Temuan YLKI

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 09 Juli 2015 | 16:18 WIB
Ini Tanggapan Laurier dan Unicharm Tentang Temuan YLKI
Pembalut yang mengandung zat klorin. (suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Heboh tentang pembalut dan pantyliner berklorin hasil temuan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sangat merisaukan masyarakat, terutama perempuan sebagai pengguna produk tersebut. Guna meredakan kegelisahan ini, kementerian kesehatan (kemenkes) telah mengeluarkan pernyataan bahwa merek pembalut dan pantyliner yang dituding YLKI berbahaya bagi kesehatan, dinilai aman untuk digunakan.

Tak hanya kemenkes yang mengeluarkan pernyataan mengenai isu tersebut, dua produsen pembalut yaitu, Laurier dan Unicharm yang masuk dalam daftar temuan YLKI juga mengemukakan hal yang sama.

Dalam siaran persnya, PT. Kao Indonesia yang memproduksi pembalut dan pantyliner merek Laurier membantah pernyataan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Selasa (7/7/2015), tentang masuknya produk Laurier dalam daftar pembalut dan pantyliner yang mengandung zat berbahaya temuan YLKI.

"Semua produk Laurier telah diuji dan mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan RI, yang tercantum di setiap kemasan dengan tulisan “KEMENKES RI AKD/AKL”," kata PT. Kao dalam siaran pers, Kamis (9/7/2015).

Produsen tersebut menyatakan semua produk Laurier secara global, termasuk di Indonesia, dibuat dari bahan baku yang tidak membahayakan kesehatan.  

"Proses pembuatan bahan baku seperti pulp dan tissue tidak menggunakan senyawa klorin sehingga produk Laurier tidak mengandung gas klorin atau Chlorine free, yang tidak akan menimbulkan Dioxin."

Selain itu, Kao menjelaskan bahwa kanker serviks yang menyerang reproduksi perempuan disebabkan oleh Human Papillomaviruses (HPVs). Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menyebutkan paparan zat kimia tertentu dari luar tubuh atau pemakaian pembalut dapat memicu kanker serviks pada perempuan.

Pernyataan serupa dikemukakan pula oleh PT Uni-Charm Indonesia yang memproduksi pembalut dan pantyliner merek CHARM. Dalam keterangan tertulis yang dimuat di situs resminya pada Kamis (9/7/2015), produsen tersebut mengatakan bahwa produknya itu diproduksi dengan metode tanpa menggunakan gas klorin. Oleh karena itu produknya aman digunakan.

"Di Unicharm sama sekali tidak menggunakan pemutih dalam proses pembuatan pembalut dan pantyliner," tulisnya.

Lebih lanjut produsen itu mengatakan bahwa pulp yang digunakan sebagai salah satu bahan penyerap, pada proses pembuatan dilakukan bleaching (pemutih), dilakukan dengan metode tanpa menggunakan gas klorin (Cl2) yang dapat menimbulkan dioxin.

Metode pemutihan pulp yang digunakan oleh Unicharm adalah melalui metode ECF (elemental chlorine free). Karena metode ECF tidak menggunakan gas klorin sehingga secara signifikan dapat mengurangi timbulnya Dioxin yang merupakan hasil sampingan atau senyawa organoklorin lainnya yang tidak diperlukan pada saat pemutihan.

Metode pemutihan ini, kata pihak Unicharm, merupakan hasil penelitian dari US Environmental Protection Agency (EPA) selama beberapa tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disarankan Kembali ke Pembalut Kain, Perempuan Bilang 'Rempong'

Disarankan Kembali ke Pembalut Kain, Perempuan Bilang 'Rempong'

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2015 | 11:52 WIB

Sebagian Perempuan Mengaku Iritasi dengan Pembalut Merek Tertentu

Sebagian Perempuan Mengaku Iritasi dengan Pembalut Merek Tertentu

Health | Kamis, 09 Juli 2015 | 11:41 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB