Kiat Melindungi Anak dari Polusi

Esti Utami | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2015 | 06:21 WIB
Kiat Melindungi Anak dari Polusi
Ilustrasi anak. (shutterstock)

Suara.com - Polusi sepertinya tak bisa dihindari dari kehidupan masyarakat saat ini. Baik di perkotaan maupun pedesaan, polusi telah mengancam kesehatan penduduknya.

Sebagai orangtua, sudah selayaknya kita melindungi buah hati dari polusi. Pasalnya, polusi yang dibiarkan menumpuk di tubuh bisa mempengaruhi fungsi kognitif anak. Buntutnya, kecerdasan anak bisa terganggu.

Untuk menghindarkan anak dari bahaya pencemaran lingkungan, Kepala Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat dr Anwar Musadad memberikan beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebagai orangtua. Berikut beberapadi antaranya:

1. Menjaga kebersihan rumah
Kebersihan rumah merupakan poin utama menghindarkan anak dari pencemaran lingkungan. Cemaran menurut Anwar tak hanya melulu soal polusi udara atau limbah pabrik. Debu, juga merupakan salah satu cemaran yang bisa mengancam kesehatan pernapasan anak-anak.
Oleh karena itu selalu bersihkan rumah secara rutin. Sediakan keset di depan pintu masuk, sehingga debu dari luar bisa disaring di keset sebelum masuk ke dalam rumah.
Anwar juga mengingatkan agar rumah bebas dari asap rokok. Polutan dari asap rokok bisa menempel di setiap sudut ruangan, jika terhirup bisa membahayakan kesehatan.

2. Sediakan ventilasi yang baik
Ventilasi merupakan jalan keluar masuknya udara. Jika ventilasi di rumah berfungsi dengan baik maka polusi udara dari dalam rumah bisa terbuang ke luar digantikan dengan udara yang lebih bersih.

3. Minimalkan bahan kimia di rumah dan patuhi penggunaannya
Tanpa kita sadari, banyak bahan kimia  yang kita gunakan di dalam rumah. Sebut saja obat penyemprot nyamuk, pewangi pakaian, pembersih lantai, dan lainnya. Untuk mengurangi cemaran lingkungan akibat bahan kimia, Anwar menganjurkan untuk meminimalisir penggunaannya.
Jika harus tetap menggunakan bahan kimia tersebut, maka gunakan dengan bijak sesuai aturan penggunaan.
"Bahan pengepel aturannya menggunakan satu tutup botol tapi ngasihnya sampai beberapa. Ini bisa berbahaya. Kita harus arif dalam menggunakan bahan berbahaya itu," pungkasnya.

4. Cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan sesuatu
Terlihat sepele tapi masih banyak orang yang mengabaikan pentingnya menjaga kebersihan diri.
Polutan yang tak terlihat secara kasat mata bisa menempel dengan mudah di tangan. Jika tidak mencuci tangan sebelum makan, maka polutan tersebut bisa masuk melalui mulut dan mengendap dalam tubuh.
Anwar juga mengingatkan agar orangtua mencuci sayuran dan buah sebelum diberikan ke buah hatinya. Sisa pestisida yang mungkin menempel saat proses penanaman bisa membahayakan kesehatan.

5. Jauhkan anak dari cemaran lingkungan
Bahan kimia sebaiknya disimpan dalam lemari yang dikunci sehingga tidak dapat dijangkau bebas oleh anak-anak, khususnya mereka yang masih balita. Ketika naik kendaraan roda dua, anak menurut Anwar sebaiknya diberi masker agar tidak terpapar polutan secara langsung.
Bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan khususnya yang masih memasak menggunakan tungku, Anwar mengingatkan agar orangtua tak membawa anaknya ke dapur saat memasak. Pasalnya paparan asap kayu bakar bisa mengganggu sistem pernapasan anak.

6. Perbanyak tanaman
Tanaman, selain berfungsi mengurangi polusi udara juga bermanfaat untuk mengurangi polusi suara. Tanaman mengubah karbondioksida menjadi oksigen yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

4 Sunscreen Ectoin, Lindungi Skin Barrier dari Kulit Iritasi Akibat Polusi

4 Sunscreen Ectoin, Lindungi Skin Barrier dari Kulit Iritasi Akibat Polusi

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:15 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Efektifkah Tanaman Hias Memurnikan Udara? Ini Penjelasan Sains

Efektifkah Tanaman Hias Memurnikan Udara? Ini Penjelasan Sains

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 10:58 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

4 Serum Lokal Vitamin C untuk Cegah Kulit Kusam dan Lelah Akibat Polusi

4 Serum Lokal Vitamin C untuk Cegah Kulit Kusam dan Lelah Akibat Polusi

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 18:20 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara

Vietnam Uji Coba Larangan Motor Bensin di Pusat Kota Hanoi, Langkah Serius Tekan Polusi Udara

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:40 WIB

Hari Bumi 2026: Refleksi di Tengah Kepungan Kabut dan Ancaman Karhutla

Hari Bumi 2026: Refleksi di Tengah Kepungan Kabut dan Ancaman Karhutla

Your Say | Rabu, 22 April 2026 | 14:45 WIB

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB