Beda Golongan Darah, Beda Menu Makan

Tomi Tresnady, Firsta Nodia

Selasa, 03 November 2015 | 07:00 WIB
Beda Golongan Darah, Beda Menu Makan
Ilustrasi tipe golongan darah [shutterstock]

Suara.com - Diet berdasarkan golongan darah kini tengah populer di antara para selebritis Hollywood, seperti Demi Moore, Courtney Cox-Arquette, Liz Hurley, hingga ke model Miranda Kerr dan penyanyi Cheryl Cole.

Dokter naturopati Peter D'Adamo dalam bukunya yang berjudul Eat Right 4 Your Type menyebut bahwa setiap golongan darah mengandung antigen yang unik sehingga akan lebih maksimal jika dibarengi dengan konsumsi makanan tertentu yang sesuai dengan karakteristik setiap golongan darah.

Sementara itu, ahli gizi dan naturopati Zainab Syed dari India menjelaskan bahwa saat seseorang mengkonsumsi makanan yang mengandung lektin yang tidak sesuai dengan antigen dari golongan darah kita, maka lektin tersebut akan mengarah pada organ atau sistem tubuh, sehingga dapat memulai penggumpalan sel- sel darah di wilayah tersebut.

Oleh karena itu diet berdasarkan golongan darah menurut Syed dapat mencegah pengaruh buruk tersebut.

"Golongan darah seseorang mencerminkan sistem internalnya. Golongan darah mereka sebenarnya mengatur cara tubuh mereka menyerap nutrisi dari makanan yang mereka makan. Dan ini sudah dilakukan sejak nenek moyang kita," ungkap Syed seperti dilansir laman TimesofIndia.

Namun, sebagian ahli gizi menganggap bahwa diet golongan darah bisa menyebabkan seseorang kekurangan nutrisi karena asupannya dibatasi.

"Diet ini bisa sangat membatasi seseorang dalam mengonsumsi makanan. Akibatnya terjadi penurunan berat badan namun risiko untuk kembali melonjak juga cukup besar," imbuh ahli gizi dari India, dr Muffazal Lakdawala.

Nah, ingin tau bagaimana diet untuk setiap golongan darah? Berikut ulasannya:

Golongan darah O: Golongan ini diyakini sebagai golongan darah yang paling awal dimiliki manusia 30.000 tahun yang lalu. Dr D'Adamo merekomendasikan golongan darah ini untuk mengkonsumsi makanan berprotein tinggi. Namun perlu diketahui bahwa golongan darah O umumnya alergi terhadap gluten yang ditemukan dalam produk susu dan gandum.

Golongan darah A: Dr D' Adamo merekomendasikan individu-individu dari golongan darah ini mengkonsumsi diet yang sebagian besar terdiri dari sayuran dan buah-buahan dan menghindari konsumsi daging merah.

Golongan darah B: Golongan darah ini diyakini memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat dan sistem pencernaan yang fleksibel. Menurut Dr D'Adamo, orang dengan golongan darah B harus lebih banyak mengonsumsi produk olahan susu. Dalam diet ini, golongan darah B diminta menghindari ayam, gandum, jagung, kacang-kacangan, tomat, dan biji wijen. Sebab, mereka akan mempengaruhi proses metabolisme B yang bisa mengakibatkan kelelahan, retensi cairan dan hipoglikemia.

Golongan darah AB: Menurut D'Adamo, golongan darah AB bisa mengonsumsi telur, tahu, makanan laut, sayuran, susu dan produk susu seperti yogurt. AB juga boleh makan daging merah, tetapi sedikit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Golongan Darah AB Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Golongan Darah AB Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Health | Kamis, 11 September 2014 | 18:13 WIB

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×