Hindari Makanan Ini Bila Ingin Punya Perut "Sixpack"

Ririn Indriani

Selasa, 01 Desember 2015 | 17:10 WIB
Hindari Makanan Ini Bila Ingin Punya Perut "Sixpack"
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki tubuh atletis dengan perut berbentuk enam kotak berjajar rapi yang populer disebut perut sixpack adalah impian setiap lelaki.

Untuk mewujudkan impian tersebut, banyak di antara mereka yang menjalani serangkaian latihan fisik dan diet hingga mengonsumsi berbagai produk suplemen.

Namun, para lelaki juga harus mengetahui bahwa ada beberapa makanan yang perlu dihindari, karena bisa menggagalkan rencana untuk mendapatkan perut sixpack. Lantas, makanan apa saja yang perlu dihindari? Berikut uraiannya seperti dilansir Foxnews.

1. Produk dari biji-bijian
Mengonsumsi biji-bijian memang dianjurkan dalam menu diet sehat. Tetapi, beberapa produk makanan yang berbahan biji-bijian ini tidak begitu dianjurkan seperti nasi putih, roti putih dan pasta putih biasa. Peneliti dari Pennsylvania State University menemukan bahwa orang yang makan biji-bijian mampu menjaga kesehatan dari diet buah-buahan, sayuran, produk susu rendah lemak dan protein kehilangan banyak berat badan di daerah perutnya.

2. Produk kentang
Sebuah studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menganalisis perubahan berat badan lebih dari 120.000 lelaki dan perempuan selama 20 tahun. Para peserta penelitian diperiksa setiap empat tahun sekali. Hasilnya, mereka menemukan bahwa penyebab peningkatan berat badan terbesar disebabkan oleh konsumsi kentang dan juga produk olahannya berupa keripik kentang.

3. Daging merah dan olahannya
Studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa orang yang makan lebih banyak daging merah dan beberapa produk olahannya mengalami kenaikan berat badan lebih dari satu pon setiap empat tahun.

Temuan serupa juga didapat dalam studi lain, yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition. Para peneliti yang menganalisis lebih dari 370.000 orang menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi steak ukuran kecil dalam sehari mengalami kenaikan berat badan sekitar lima pon dalam jangka lima tahun.

4. Produk lemak trans
Para peneliti di Wake Forest University melakukan penelitian pada sekelompok monyet dengan menerapkan dua diet yang berbeda. Satu kelompok diberikan asupan makanan dengan lemak trans dan lainnya dengan asupan makanan lemak tak jenuh. Hasilnya, kelompok makanan lemak trans mengalami kenaikan berat badan sekitar 7,2 persen dalam enam tahun.

Sedangkan kelompok makanan lemak tak jenuh hanya mengalami kenaikan sekitar 1,8 persen. Tidak hanya menambah lemak baru, lemak trans juga bertanggung jawab untuk memindahkan lemak dari daerah lain ke perut. Lemak trans terdapat dalam beberapa makanan seperti makanan ringan dan pizza beku.

5. Soda diet
Banyak orang yang mudah tertipu dengan label "zero calorie". Padahal kenyataannya, soda dibuat dengan bahan pengganti gula yang diyakini oleh banyak ahli memainkan peran penting untuk meningkatkan berat badan. Sebuah studi terkini menemukan bahwa orang yang minum soda diet mengalami tiga kali peningkatan jumlah lemak perut dalam jangka waktu lebih dari sembilan tahun.

Selain itu penelitian terkini dari Weizmann Institute of Science menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi air minum dengan pemanis buatan (sakarin, aspartam dan sucralose) rentan terhadap resistensi insulin. Tak hanya itu, mereka juga rentan pada glukosa yang menyebabkan penambahan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cintai Tubuhmu: Mengapa Kesehatan Mental Jauh Lebih Penting daripada Angka di Timbangan

Cintai Tubuhmu: Mengapa Kesehatan Mental Jauh Lebih Penting daripada Angka di Timbangan

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 19:10 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!

Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!

Video | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:00 WIB

Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!

Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!

Video | Selasa, 28 April 2026 | 11:10 WIB

5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung

5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 08:41 WIB

Shindy Samuel Bongkar Perlakuan Rendy Selama Nikah, Pernah Diludahi hingga Nafkah Rp20 Ribu Sehari

Shindy Samuel Bongkar Perlakuan Rendy Selama Nikah, Pernah Diludahi hingga Nafkah Rp20 Ribu Sehari

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka

Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami

7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:32 WIB

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:54 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB