Terungkap, Kasus Kematian Bayi di Papua Dipicu Penyakit Ini!

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 11 Desember 2015 | 14:53 WIB
Terungkap, Kasus Kematian Bayi di Papua Dipicu Penyakit Ini!
Ilustrasi. (Shutterstock).

Suara.com - Penyebab kasus meninggalnya 35 balita dan 3 orang dewasa di Kabupaten Nduga, Papua, akhirnya mendapatkan kejelasan. Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengungkap bahwa kasus kematian misterius ini disebabkan oleh pertusis atau batuk rejan yang akhirnya memicu radang paru-paru atau pneumonia.

"Berdasarkan hasil uji laboratorium yang kita lakukan ternyata hasilnya negatif akibat infeksi virus. Yang positif justru difteria pertusis yang memicu komplikasi pneumonia," ujarnya pada temu media di Jakarta, Jumat (11/12/2015).

Menkes Nila menjelaskan bahwa kondisi sanitasi yang buruk dan kumuhnya lingkungan tinggal 38 korban tewas tersebut menjadi akar masalah gangguan kesehatan yang terjadi di daerah terpencil tersebut. Bahkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Kemenkes beberapa waktu lalu terhadap warga setempat menunjukkan 90 persen warga positif menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Tempat tinggal yang sangat sempit diisi untuk 8 orang. Karena suhu yang sangat dingin mereka juga memasang api di dalam rumah untuk memanaskan diri padahal ventilasi juga tidak ada," ujar Menkes.

"Airnya juga sangat kotor. Mereka minum disana, ternaknya juga minum disana dan tidak dimasak dahulu," imbuhnya.

Untuk menanggulangi bertambahnya korban meninggal, Kemenkes telah menyalurkan bahan makanan sebanyak 2 ton dan obat-obatan. Tim medis juga diterjunkan untuk memberikan tindakan perawatan.

"Puskesmas ada tapi jaraknya sangat jauh. Akhirnya kami datang dan memberikan imunisasi dan pasokan makanan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Balita Meninggal Misterius, Timkes Tiba di Nduga Hari Ini

Balita Meninggal Misterius, Timkes Tiba di Nduga Hari Ini

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 13:34 WIB

Puluhan Bayi Meninggal Mendadak di Papua, Kemenkes Kirim Tim

Puluhan Bayi Meninggal Mendadak di Papua, Kemenkes Kirim Tim

News | Sabtu, 28 November 2015 | 07:34 WIB

Kematian Misterius Bayi di Papua Pernah Terjadi 2013

Kematian Misterius Bayi di Papua Pernah Terjadi 2013

Health | Jum'at, 27 November 2015 | 19:55 WIB

Menkes Prihatin Puluhan Bayi di Papua Meninggal Secara Misterius

Menkes Prihatin Puluhan Bayi di Papua Meninggal Secara Misterius

Health | Jum'at, 27 November 2015 | 19:18 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB