Meditasi Setiap Hari, Ini Manfaat yang Didapat

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 16 Januari 2016 | 18:56 WIB
Meditasi Setiap Hari, Ini Manfaat yang Didapat
Ilustrasi meditasi. (Shutterstock)

Suara.com - Ada kabar menggembirakan bagi Anda yang teratur meditasi. Para peneliti melaporkan bahwa selain mengurangi tekanan darah dan risiko penyakit jantung, teknik meditasi transendental dan perubahan gaya hidup ternyata dapat pula memperlambat kematian sel sehingga tubuh lebih sehat, bugar dan awet muda.

Dalam studi terkini, para peneliti memeriksa apa yang terjadi pada DNA orang yang rutin meditasi. , Hasil studi menunjukkan bahwa teknik meditasi transendental mampu meningkatkan ekspresi gen telomerase yang dapat berkontribusi pada kardiovaskular dan penuaan.

Untuk Anda yang rutin melakukan meditasi secara teratur, para peneliti melaporkan bahwa selain mengurangi tekanan darah dan risiko penyakit jantung, teknik meditasi Transendental dan perubahan gaya hidup yang lebih baik juga dapat memperlambat kematian sel.

Studi terbaru ini memeriksa apa yang terjadi pada tingkat DNA, saat seseorang melakukan teknik meditasi Transendental. Para peneliti melihat ekspresi gen telomerase meningkat, dan hal inilah yang bermanfaat terhadap kardiovaskular dan penuaan.

Secara khusus, meditasi ini dapat mengaktifkan dua gen untuk kode telomerase, di mana hal ini dapat menambahkan molekul ke ujung kromosom atau telomere dan melindungi mereka dari keadaan yang buruk.

"Temuan ini melihat bahwa ekspresi gen telomerase meningkat dan berpengaruh pada penurunan tekanan darah pada populasi yang berisiko tinggi. Ini menunjukan bahwa mungkin ada suatu mekanisme dimana penurunan tekanan darah dapat meningkatkan kesehatan jantung," kata Robert Schneider, dari Iowa yang berbasis Maharishi University of Management (MUM).

Penelitian sebelumnya pada teknik meditasi transendental juga menemukan tingkat yang lebih rendah dari tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke dan kematian dini.

Untuk uji coba ini, 48 peserta lelaki dan perempuan yang memiliki tekanan darah tinggi, direkrut dan belajar di Howard University Medical Center. Setengahnya ditugaskan untuk belajar teknik meditasi Transendental dan menerima kursus pendidikan kesehatan dasar.

Separuh lainnya ditugaskan untuk fokus pada pencapaian modifikasi gaya hidup yang signifikan seperti penurunan berat badan, mengurangi asupan garam, terlibat dalam aktivitas fisik secara teratur dan mengelola alkohol.

Setelah 16 minggu, kedua kelompok menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam ekspresi gen telomerase dan pengurangan tekanan darah.

Temuan ini, kata Schneider, Direktur Institute for Natural Medicine and Prevention di MUM, sangat menggembirakan untuk pencegahan. Mereka menunjukkan bahwa kedua teknik meditasi Transendental dan modifikasi gaya hidup aktif dapat berkontribusi untuk kesehatan jantung.

"Hasilnya adalah informasi baru yang sangat berharga, yang relevan baik untuk penyakit kardiovaskular dan mekanisme molekuler yang terlibat dalam Meditasi Transendental," sebut John Fagan, profesor biologi molekuler dalam sebuah majalah yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pulihkan Gairah Bercinta dengan Meditasi

Pulihkan Gairah Bercinta dengan Meditasi

Lifestyle | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:35 WIB

Orgasme Tanpa Bercinta? Bisa Kok

Orgasme Tanpa Bercinta? Bisa Kok

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2015 | 11:52 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB