Begini Cara Menjaga Makan Agar Tetap Sehat di Perayaan Imlek

Ririn Indriani

Senin, 08 Februari 2016 | 20:04 WIB
Begini Cara Menjaga Makan Agar Tetap Sehat di Perayaan Imlek
Makan bersama keluarga di perayaan Tahun Baru Imlek. (Shutterstock)

Suara.com - Perayaan tahun baru selalu identik dengan pesta, apalagi Tahun Baru Imlek kali ini bersamaan libur panjang.Sehingga banyak orang yang menikmati liburan ini dengan pelesiran ke berbagai tempat wisata atau menikmati kebersamaan dengan makan bersama keluarga dan kerabat.  

"Orang yang punya uang tentu akan membelanjakan uangnya untuk makan enak. Buat sebagian besar masyarakat kita makan enak adalah makan dengan lauk pauk yang melimpah," terang praktisi klinis, dr Ari Fahrial Syam.

Nah, makanan enak yang sering disantap oleh banyak orang adalah seafood yang tinggi purin dan kolesterol, serta makanan tinggi lemak, gurih dan asin, karena ditambah penyedap khususnya Monosodium Glutamat (MSG).

Padahal, kata Ari, MSG dan makanan tinggi garam seharusnya dihindari karena tidak baik bagi kesehatan terutama yang memiliki masalah dengan tekanan darah tinggi, kolesterol, asam urat, obesitas, diabetes atau memiliki riwayat keluarga dengan beberapa penyakit tersebut.

Belum lagi dengan kue-kue favorit yang kerap disajikan dalam pesta tahun baru kebanyakan mengandung cokelat dan keju yang berlebihan. Jenis makanan ini tentu saja akan semakin meningkatkan risiko kesehatan.

"Walau kue yang populer dalam perayaan Imlek adalah kue keranjang yang sebagian  besar mengandung tepung beras dan gula jawa, tapi mereka tetap lebih memilih makan di restoran dan “food court” di Mal dimana masakannya kebanyakan tinggi lemak, gula, penyedap dan kolesterol," terang Ari dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKUI ini.

Ia mengatakan perayaan Tahun Baru Imlek dengan makan besar bersama keluarga dan kerabat dekat memang sulit dihindari, tetapi tetap harus disiasati dengan bijak agar tubuh tetap sehat. Saya menyantap makanan, Ari menyarankan untuk tetap memperhatikan makanan yang disantap.

"Pilih sayur mayur dan buah-buahan agar lambung kita cepat penuh agar tidak menambah makan lagi. Selain itu, serat yang terkandung dalam sayur dan buah-buahan akan mengurangi asapun gula dan lemak di usus halus," imbuhnya.

Keuntungan lain bila memperbanyak konsumsi buah dan sayuran saat makan bersama di perayaan Tahun Baru Imlek, kata Ari, dapat memperlancar buang air besar (BAB). Selain itu imbangi pula dengan asupan cairan yang cukup, serta olahraga.

Dengan begitu, maka tubuh akan tetap sehat saat merayakan Tahun Baru Imlek tanpa dibayangi kekhawatiran munculnya berbagai penyakit akibat menyantap makanan yang tak sehat.

Selamat Tahun Baru Imlek 2567, semoga di Tahun Monyet Api ini kesehatan kita selalu terjaga dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Cara Mudah Memulai Pola Makan Sehat

5 Cara Mudah Memulai Pola Makan Sehat

Health | Selasa, 01 September 2015 | 09:18 WIB

Kembalikan Pola Makan setelah Lebaran dengan Cara Ini

Kembalikan Pola Makan setelah Lebaran dengan Cara Ini

Health | Rabu, 22 Juli 2015 | 17:16 WIB

Lima Tips Merayakan Idul Fitri dengan Cara yang Sehat

Lima Tips Merayakan Idul Fitri dengan Cara yang Sehat

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2015 | 07:46 WIB

Opps, Makan Bersama Bisa Menggemukkan

Opps, Makan Bersama Bisa Menggemukkan

Health | Selasa, 14 Oktober 2014 | 15:05 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB