Cara Tepat Mengatasi Nyeri pada Telinga

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2016 | 15:31 WIB
Cara Tepat Mengatasi Nyeri pada Telinga
Ilustrasi pemeriksaan telinga. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Assalamualaikum, Dok. Saya mau tanya, telinga kanan saya terasa penuh, nyeri dan gatal. Lalu saya periksakan ke dokter THT dan oleh Dokter dibersihkan kotorannya. Namun, karena saking kotoran saya tersebut keras, saya diberikan obat tetes agar kotoran melunak dahulu. Setelah memakai obat tetes, telinga saya semakin nyeri sakitnya, seperti ditusuk-tusuk dan terdengar gemuruh dari dalam telinga. Apakah itu memang reaksi dari obat tetes feromin tersebut? Terima kasih.

Wiwin

Jawab:

Halo, selamat sore Saudari Wiwin,
Tubuh dapat memproduksi terlalu banyak lilin telinga (kotoran telinga) sehingga terjadi penumpukan pada saluran telinga. Lilin ini sebenarnya berperan melindungi telinga bagian dalam dari bakteri dan debu. Tetapi penggunaan cotton bud dapat membuat lilin ini justru makin masuk ke dalam telinga dan menutup jalan telinga sehingga timbul nyeri dan gatal.

Penanganan telinga gatal akan disesuaikan dengan penyebab terjadinya kondisi tersebut. Setelah pemeriksaan oleh dokter, di dapatkan bahwa kotoran telinga anda mengeras sehingga untuk mengeluarkannya dibutuhkan obat untuk melunakkan kotoran tersebut sehingga diharapkan dengan dibersihkan kotoran tersebut, maka akan semakin memudahkan dokter untuk memeriksa bagian dalam telinga Anda yang tertutupi kotoran tersebut.

Adanya rasa semakin nyeri dan keluhan lainnnya yang Anda rasakan, sebenarnya bukan merupakan efek obat tetes telinga melainkan dari gejala penyebab lainnya yang dalam hal ini, dokter akan memeriksa setelah kotoran telinga Anda dibersihkan. Seperti bagaimana kondisi gendang telinga Anda, adakah infeksi pada bagian telinga tengah Anda, dan sebagainya.

Untuk itu ikuti terlebih dahulu anjuran dari dokter, setelah itu jangan lupa untuk kembali memeriksakan kondisi telinga Anda ke dokter yang sebelumnya merawat Anda. Jika rasa sakit tidak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri.

Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat membantu Anda.


Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tentang Darah yang Keluar saat Bercinta

Tentang Darah yang Keluar saat Bercinta

Health | Selasa, 09 Februari 2016 | 21:40 WIB

Telat Haid 4 Hari, Hamilkah?

Telat Haid 4 Hari, Hamilkah?

Health | Selasa, 09 Februari 2016 | 13:26 WIB

Buah Zakar Sering Gatal, Apa Penyebabnya?

Buah Zakar Sering Gatal, Apa Penyebabnya?

Health | Jum'at, 05 Februari 2016 | 21:32 WIB

Gerakan Janin Mulai Terasa di Usia Kehamilan Berapa Bulan?

Gerakan Janin Mulai Terasa di Usia Kehamilan Berapa Bulan?

Health | Jum'at, 05 Februari 2016 | 19:58 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB