Lima Hal Ini Bisa Sebabkan Perempuan Tak Subur

Ririn Indriani Suara.Com
Kamis, 25 Februari 2016 | 08:23 WIB
Lima Hal Ini Bisa Sebabkan Perempuan Tak Subur
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kehamilan sangat diinginkan oleh perempuan yang telah menikah. Banyak di antara mereka yang merasa belum lengkap menjadi seorang perempuan bila belum hamil hingga melahirkan anak

Sayangnya, tak semua perempuan bisa dengan mudah dikaruniai anak. Ini dikarenakan oleh banyak faktor yang terkait dengan kondisi kesehatannya, sehingga perempuan menjadi tak subur.

Apa saja? Simak uraiannya dilansir dari thehealthsite.

1. Periode menstruasi abnormal
Periode menstruasi yang tak normal adalah salah satu tanda yang menunjukkan gejala reproduksi tak subur. Sebuah siklus menstruasi yang terlalu lama (35 hari atau lebih) atau terlalu pendek (21 hari atau kurang) adalah gejala yang menunjukkan ada yang tak beres dengan ovulasi. Dalam beberapa kasus, pola makan sehat, olahraga, dan obat-obatan bisa membantu menormalkan periode menstruasi dan membantu kehamilan.

2. Kondisi medis
Beberapa kondisi medis seperti endometriosis, dan penyumbatan tuba bisa mengurangi kemungkinan seseorang mengalami pembuahan. Seseorang dengan endometriosis mengalami dinding endometrium yang tumbuh di luar rahim, dan dapat menyebabkan nyeri haid.

Sel-sel tumbuh, menebal dan memecah selama siklus menstruasi. Karena jaringan ini tak punya tempat pembuangan, maka semakin lama akan menumpuk dan membentuk kista yang menghalangi fungsi normal ovarium serta mengarah pada jaringan parut dan pelengketan.

Penyumbatan tuba tidak meneruskan sperma dan ovum ke rahim untuk implantasi dan menyebabkan konsepsi menjadi sulit.

3. Penyakit radang panggul
Ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyakit seksual menular. Penyakit ini memengaruhi organ reproduksi perempuan dan memengaruhi konsepsi. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada ovarium, rahim, saluran tuba dan organ reproduksi perempuan yang lain. Jika kamu mengalami gejala yang tak biasa, seperti nyeri saat buang air kecil, rasa sakit saat berhubungan seks, gatal atau sensasi terbakar pada area pribadi, maka sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

4. Disfungsi tiroid
Indian Thyroid Society menyebutkan sekitar 70 persen perempuan dengan penyakit seks menular (PMS) memiliki disfungsi tiroid yang berujung pada kemandulan. Ini karena hormon tiroid mengatur fungsi sel, terganggunya fungsi tiroid dapat memengaruhi ovulasi dan kesuburan.

5. Faktor usia
Perempuan dilahirkan dengan jumlah sel telur tertentu dan akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Ini juga yang menjadi salah satu alasan banyak ahli kesehatan menyarankan para perempuan untuk merencanakan kehamilan lebih awal. Sebab setelah mencapai usia tertentu, mereka akan mengalami sedikit kesulitan untuk bisa hamil secara alami. Bila ini yang terjadi, maka perempuan akan membutuhkan bantuan dokter untuk meningkatkan kesuburan agar bisa kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI