Perut Kram Saat Hamil, Normalkah?

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 16 Maret 2016 | 19:11 WIB
Perut Kram Saat Hamil, Normalkah?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat malam Dokter,
Saya seorang perempuan yang sedang mengandung 10 minggu. Begini Dok, kemarin perut saya kram di bagian kanan bawah dan terasa keras. Kenapa ya, Dok? Saya memang sempat mual dan muntah waktu itu. Mohon penjelasannya. Terima kasih, Dok.

Sawitri


Jawab:

Halo, selamat malam Saudara Sawitri,  
Sebagian ibu hamil pernah mengalami kram perut. Untuk itu, penting mengetahui penyebab dan cara mengatasi kram perut saat hamil. Kram perut saat hamil, terutama di perut bagian bawah, tergolong normal.

Seiring dengan perkembangan bayi dan rahim yang membesar, hal itu juga membawa perubahan pada tubuh ibu. Beberapa penyebab umum kram perut saat hamil, antara lain:

1. Tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah
Ibu hamil secara otomatis memperoleh peningkatan tekanan pada otot, sendi, dan pembuluh darah. Hal ini kerap memicu rasa nyeri.

2. Peregangan ligamen
Untuk mendukung perkembangan rahim, tubuh akan meregangkan jaringan ikat atau ligamen yang menghubungkan tulang.

3. Gas yang berlebihan didalam perut
Hal ini disebabkan meningkatnya hormon progesteron, sehingga otot perut lebih rileks dan lebih lambat mencerna makanan. Kadang tak hanya terasa pada perut, namun juga dapat menjalar di bagian punggung dan dada.

4. Setelah berhubungan seks
Berhubungan seks dan orgasme dapat menyebabkan kram perut saat hamil, yang kerap diikuti dengan sakit pinggang ringan. Hal ini terjadi karena vagina dan rahim berdenyut saat orgasme dan dapat meninggalkan rasa kram perut setelahnya.

Bukan berarti kram perut saat hamil, harus selalu dianggap ringan. Beberapa gejala yang mengiringi kram perut sebaiknya diwaspadai, seperti rasa sakit saat buang air kecil, keluar cairan abnormal atau flek atau darah dari vagina, muntah, demam, atau menggigil.

Jika kram perut saat hamil diiringi gejala yang tidak biasa atau berat, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter kandungan atau pertolongan medis terdekat.

Terima kasih, semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaaat untuk Anda.

Dijawab oleh dr. Deffy Leksani
Sumber: www.meetdoctor.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bolehkah Konsumsi Suplemen Bersamaan dengan Susu Ibu Hamil?

Bolehkah Konsumsi Suplemen Bersamaan dengan Susu Ibu Hamil?

Health | Rabu, 16 Maret 2016 | 12:38 WIB

Cara Aman Atasi Sakit Gigi pada Ibu Hamil

Cara Aman Atasi Sakit Gigi pada Ibu Hamil

Health | Selasa, 15 Maret 2016 | 19:09 WIB

Ketahui Penyebab Sakit Pinggang

Ketahui Penyebab Sakit Pinggang

Health | Selasa, 15 Maret 2016 | 12:55 WIB

Bisakah Meningitis Disembuhkan?

Bisakah Meningitis Disembuhkan?

Health | Senin, 14 Maret 2016 | 19:10 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB