BPOM Beberkan 12 Vaksin yang Dipalsukan

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2016 | 15:38 WIB
BPOM Beberkan 12 Vaksin yang Dipalsukan
Ilustrasi vaksin. (Shutterstock)

Suara.com - Pelaksana tugas BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Bahdar Johan Hamid memaparkan 12 jenis vaksin yang dipalsukan sindikat pemalsu vaksin dari temuan beberapa Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Keduabelas vaksin tersebut, kata dia, antara lain vaksin Engerix B, Pediacel, Eruvax B, Tripacel, PPDRT23, Penta-bio, TT, Campak, Hepatitis B, Polio bOPV, BCG, dan vaksin Harvix. Yang menarik, sebagian besar produk vaksin yang dipalsukan adalah vaksin yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asing yakni PT Sanofi Group dan PT Glaxo Smith Kline (GSK).

Namun ada pula jenis vaksin produksi lokal, yakni buatan PT Biofarma. "Kalau kita lihat celahnya ada di permintaan orang menengah ke atas untuk dapat vaksin alternatif. Mau vaksin polio, tapi nggak mau ikut program imunisasi nasional yang buatan lokal. Maunya vaksin impor dengan harga yang jauh lebih mahal," ujar Bahdar pada konferensi pers di Gedung BPOM Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Hal ini, kata dia, memberikan kesempatan bagi orang tak bertanggungjawab untuk mengeruk keuntungan yang besar dengan mengedarkan vaksin palsu.

"Ada supply karena ada demand. Sehingga masuklah vaksin palsu ke pelayanan kesehatan. Kalau kita menerima saja program imunisasi pemerintah yang wajib itu, insya Allah aman karena diperoleh lewat jalur resmi. Tapi kan orang menengah ke atas ini maunya yang impor sehingga ada pemain yang menggunakan celah ini," tambah Bahdar.

Hingga saat ini, BPOM, lanjut dia, telah mengamankan sejumlah vaksin dari 28 sarana pelayanan kesehatan di 9 wilayah cakupan pengawasan balai besar POM, antara lain Pekanbaru, Serang, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Palu, dan Surabaya. Pengawasan hingga kini masih berlanjut di 32 provinsi di Indonesia sesuai dengan wilayah cakupan Balai Besar/Balai POM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buru Pembuat dan Pengedar Vaksin Palsu, Polisi Bentuk Tim Satgas

Buru Pembuat dan Pengedar Vaksin Palsu, Polisi Bentuk Tim Satgas

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:33 WIB

Buntut Vaksin Bayi Palsu, Menkes Siapkan Vaksin Ulang Gratis

Buntut Vaksin Bayi Palsu, Menkes Siapkan Vaksin Ulang Gratis

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:12 WIB

Distributor Vaksin Palsu Jaringan Semarang Dibekuk di Jakarta

Distributor Vaksin Palsu Jaringan Semarang Dibekuk di Jakarta

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:13 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB