Buru Pembuat dan Pengedar Vaksin Palsu, Polisi Bentuk Tim Satgas

Siswanto, Nikolaus Tolen

Selasa, 28 Juni 2016 | 15:33 WIB
Buru Pembuat dan Pengedar Vaksin Palsu, Polisi Bentuk Tim Satgas
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Agung Setya, Kemenkes, BPOM, IDI, IDAI konpres soal vaksin palsu [suara.com/Nikolaus Tolen]
Badan Reserse Kriminal Mabes Polri akan membentuk satuan tugas khusus untuk menangani kasus peredaran vaksin palsu untuk bayi. Polisi menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, dan Ikatan Dokter Anak Indonesia.

"Kami akan segera membentuk tim satgas untuk menyelesaikan semua ini," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Agung Setya dalam konferensi pers di gedung Bareskrim, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2016).

Satgas akan menyelidiki dan mengevaluasi kasus pembuatan dan peredaran vaksin palsu, mulai dari hilir hingga hulu.
 
Saat ini, polisi sedang mengembangkan kasus berdasarkan keterangan dari 16 tersangka.

"Kami terus memburu dimanapun distribusi vaksin palsu berada. Kami akan kerjasama dengan penyidik di masing-masing polda, polres, dan polsek di Indonesia. Kami akan menemukan dan mengumpulkan vaksin palsu. Kemudian, dinamika penyidikan akan berproses ke kejaksaan," kata Agung.

"Kami bekerja secepatnya. Besok rapat khusus dan segera bertindak melihat fenomena yang ada di lapangan. Pelaksaannya akan bekerja sama dengan stake holder yang terkait dengan sebaik-baiknya," Agung menambahkan.
Polisi menduga vaksin palsu tak hanya beredar di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Soalnya, kemarin pasangan suami istri yang berperan sebagai distributor berhasil ditangkap di Semarang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Vaksin Bayi Palsu, Menkes Siapkan Vaksin Ulang Gratis

Buntut Vaksin Bayi Palsu, Menkes Siapkan Vaksin Ulang Gratis

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 15:12 WIB

Distributor Vaksin Palsu Jaringan Semarang Dibekuk di Jakarta

Distributor Vaksin Palsu Jaringan Semarang Dibekuk di Jakarta

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:13 WIB

Netizen Desak Polisi Umumkan RS/Klinik Pengguna Vaksin Palsu

Netizen Desak Polisi Umumkan RS/Klinik Pengguna Vaksin Palsu

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:28 WIB

Mazhab Djaeng Indonesia Sebut Vaksin Palsu Matikan Generasi Emas

Mazhab Djaeng Indonesia Sebut Vaksin Palsu Matikan Generasi Emas

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:54 WIB

Soal Vaksin Palsu, Kemenkes-BPOM Datangi Bareskrim Polri

Soal Vaksin Palsu, Kemenkes-BPOM Datangi Bareskrim Polri

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:41 WIB

Terkini

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Islam dan Lingkungan Hidup: Bumi Bukan Sekadar Tempat Tinggal

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:00 WIB

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bidik Hattrick, Persija Dapat Peringatan Keras Shin Tae-yong Jelang Hadapi Java United

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:58 WIB

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

Prabowo ke Pakar: Saking Pintarnya Bisa Jadi Goblok!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

×