Array

Cara Aman Atasi Wasir pada Ibu Hamil

Ririn Indriani Suara.Com
Kamis, 30 Juni 2016 | 18:15 WIB
Cara Aman Atasi Wasir pada Ibu Hamil
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat sore Dokter,
Apakah memungkinkan menggunakan obat pencahar seperti microlax jika sudah 3-4 hari belum buang air besar (BAB)? Kondisi saya sekarang hamil 22 minggu dan wasir sedang bengkak dan ada perdarahan sedikit di anus. Sekarang ini dalam masa proses minum ardium untuk mengurangi pembengkakan. Apakah bisa menggunakan microlax untuk membantu BAB yang keras?

HL

Jawab:

Selamat sore Saudari HL,
Tatalaksana wasir pada ibu hamil adalah sama dengan tatalaksana wasir pada umumnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah:

1. Perbanyak Minum Air
Konsumsi banyak air (minimal 8 gelas/hari), makan makanan yang mengandung banyak serat (buah, sayuran, sereal, suplemen serat, dan lain-lain) sekitar 20-25 gram sehari

2. Olahraga Teratur
Selain teratur olahraga, untuk ibu hamil dianjurkan memilih latihan fisik yang low impact seperti jalan pagi, berenang.

3. Kurangi Mengedan
Sering mengedan saat BAB akan membuat wasir semakin parah, karena harus dikurangi.

4. Hindari Perangsang BAB
Menghindari penggunaan laksatif (perangsang buang air besar) bila perlu.

5. Hindari Pemakaian Celana Dalam Ketat
Penggunaan celana dalam yang ketat dapat mencetuskan terjadinya wasir dan dapat mengiritasi wasir yang sudah ada.

6. Hindari Kloset Jongkok
Penggunaan jamban (kloset) jongkok juga sebaiknya dihindari.

Untuk menentukan pengobatan yang diberikan, sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu mengenai derajat wasirnya.

Pada wasir derajat 1 atau 2 masih dapat dipertimbangkan pemberian obat-obatan minum, di antaranya adalah ardium atau venosmil yang dipercaya cukup aman untuk dikonsumsi saat hamil. Sedangkan pada wasir derajat 3, operasi merupakan terapi terbaik yang dapat dilakukan.

Bagaimanapun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda terlebih dahulu. Dengan demikian baru dapat ditentukan terapi yang paling sesuai untuk Anda.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat. Terima kasih.



Dijawab oleh: dr. Gabriela Sabatini Gunawan
Sumber: https://meetdoctor.com/

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI