Array

Cara Aman dan Sehat Jaga Berat Badan Saat Menyusui

Rabu, 20 Juli 2016 | 13:47 WIB
Cara Aman dan Sehat Jaga Berat Badan Saat Menyusui
Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Setelah melahirkan dan menjalani proses menyusui, banyak perempuan yang memiliki masalah berat badan. Selain karena mengandung selama sembilan bulan, tubuh 'melar' perempuan juga disebabkan oleh beberapa faktor.

Salah satunya, karena porsi makan yang bertambah saat masa kehamilan. Hal ini dilakukan lantaran banyak orang percaya, bahwa ibu menyusui (busui) membutuhkan banyak nutrisi demi kesehatan dirinya dan bayi, baik selama dalam kandungan maupun setelah dilahirkan, karena harus disusui dengan ASI.

Tak hanya itu, menurunkan berat badan selama menyusui, juga diyakini dapat mempengaruhi ASI menjadi sedikit. Inilah yang menyebabkan banyak busui yang menghindari menurunkan berat badan.

Padahal sebenarnya, secara tiba-tiba mengubah pola makan menjadi sangat banyak merupakan hal yang kurang bijaksana. Mengapa? Karena untuk memenuhi semua nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam ASI Anda bukanlah ditentukan oleh seberapa banyak kita makan, tapi juga sudahkah kita mengonsumsi makan makanan yang sehat dengan gizi seimbang.

Mencoba menurunkam berat badan secara mendadak juga bukanlah hal yang baik untuk tubuh, karena tubuh Anda membutuhkan cukup waktu secara bertahap untuk mengurangi berat yang terakumulasi selama sembilan bulan kehamilan.

Lantas, bagaimana menjaga berat badan selama menyusui? Yang perlu Anda ketahui terlebih dahuku ialah, bahwa menyusui dapat membakar hampir 500 kalori Anda.

Apalagi jika Anda bisa membawa bayi Anda pergi untuk berjalan-jalan. Ini akan membantu Anda membakar lebih banyak kalori selama tahap itu.

Di luar berjalan-jalan, jangan mencoba setiap latihan yang intens tanpa konsultasi dokter Anda. Umumnya, dokter akan menyarankan apa saja latihan yang boleh Anda lalukan sebelum Anda mulai melakukannya.

Juga, tujuan latihan Anda juga harus realistis. Anda bisa memulai dengan target menurunkan hanya sekitar satu pon selama dua minggu melalui metode yang sehat. Hati-hati dalam melakukan hal ini, dan dalam waktu 6 bulan, Anda dapat kembali ke berat badan yang normal.

Selain itu, jangan pernah mencoba untuk mengonsumsi sesuatu yang kurang atau lebih dari asupan kalori harian yang direkomendasikan. Umumnya perempuan normal memerlukan sekitar 2300 kalori per hari, sedangkan busui mungkin memerlukan 2.700 kalori per hari.

Tapi dokter Anda dapat memberitahu Anda secara persis jumlah kalori yang Anda butuhkan tergantung pada faktor-faktor lain seperti kondisi kesehatan Anda saat ini, tingkat aktivitas, usia dan banyak lagi. (Boldsky)



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI