Alasan Orangtua Pilih Vaksin Impor

Tomi Tresnady, Firsta Nodia

Sabtu, 23 Juli 2016 | 07:30 WIB
Alasan Orangtua Pilih Vaksin Impor
Ilustrasi anak diberi vaksin. [pixabay]

Salah satu alasan orangtua memilih jenis vaksin impor karena menghindari demam yang biasanya muncul sebagai efek samping. Harga vaksin impor yang cenderung lebih mahal inilah kemudian dimanfaatkan sekelompok oknum untuk menjual vaksin palsu.

Ketua Satgas Penanggulangan Vaksin Palsu, Maura Linda Sitanggang mengatakan bahwa efek demam terjadi karena kandungan toksin pertusis pada vaksin DPT jenis whole cell. Jenis whole cell ini vaksin melibatkan seluruh sel kuman yang dilemahkan, sehingga anak berisiko demam.

"Sedangkan vaksin yang aseluler yang kebanyakan impor enggak semua kuman dimasukkan ke dalam vaksin dan risiko demam lebih rendah," tambah dia.

Meski demikian, tingkat kekebalan tubuh yang terkandung dalam vaksin whole cell yang diproduksi pemerintah melalui PT. Biofarma, lebih tinggi dalam melawan virus ketimbang jenis vaksin aseluler yang rata-rata impor.

"Pilihannya kembali ke masyarakat. Tapi untuk kualitas mutu dan keamanan semuanya memenuhi syarat," lanjutnya lagi.

Sementara itu Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Aman Pulungan SpA (K), menyarankan apabila orangtua khawatir khawatir anak terjadi demam usai divaksin, bisa diberikan obat pereda demam.

"Obat pereda demam seperti paracetamol bisa diberikan sebagai pencegahan anak demam sebanyak 10 miligram (mg)/kilogram berat badan (kgBB)/kali setiap 6 sampai 8 jam," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berkas Perkara 6 Tersangka Vaksin Palsu Sudah di Kejaksaan Agung

Berkas Perkara 6 Tersangka Vaksin Palsu Sudah di Kejaksaan Agung

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:21 WIB

Dari 23 Tersangka Vaksin Palsu, 3 Orang Mulai Disidik

Dari 23 Tersangka Vaksin Palsu, 3 Orang Mulai Disidik

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:51 WIB

Ini Prosedur Vaksin Ulang Bagi Anak Korban Vaksin Palsu

Ini Prosedur Vaksin Ulang Bagi Anak Korban Vaksin Palsu

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 09:18 WIB

KPAI: Komunikasi RS Harapan Bunda dan Ortu Korban Vaksin Buruk

KPAI: Komunikasi RS Harapan Bunda dan Ortu Korban Vaksin Buruk

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 18:55 WIB

Ibu Cari Keadilan, Usai Vaksin Ada Benjol di Selangkangan Bayi

Ibu Cari Keadilan, Usai Vaksin Ada Benjol di Selangkangan Bayi

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:34 WIB

Ungkap Vaksin Palsu, Dokter Minta Perlindungan

Ungkap Vaksin Palsu, Dokter Minta Perlindungan

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:19 WIB

Datangi KPAI, Ortu Korban Vaksin Palsu Marah dan Gebrak Meja

Datangi KPAI, Ortu Korban Vaksin Palsu Marah dan Gebrak Meja

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:09 WIB

Ini Daftar 50 Posko Imunisasi Ulang Korban Vaksin Palsu

Ini Daftar 50 Posko Imunisasi Ulang Korban Vaksin Palsu

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 16:14 WIB

Konsumsi Vaksin Palsu, Anak Akan Kehilangan Kekebalan Tubuh

Konsumsi Vaksin Palsu, Anak Akan Kehilangan Kekebalan Tubuh

Health | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:36 WIB

Terkini

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:31 WIB

×