Lima Jenis Benjolan Payudara yang Bukan Kanker

Ririn Indriani

Rabu, 27 Juli 2016 | 18:05 WIB
Lima Jenis Benjolan Payudara yang Bukan Kanker
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Menemukan benjolan di payudara bisa jadi mimpi buruk bagi semua orang khususnya perempuan. Tetapi sebelum cepat-cepat mengambil keputusan, Anda harus mengetahui bahwa tidak semua benjolan di payudara merupakan tanda kanker payudara.

Beberapa benjolan pada payudara juga bisa berupa tumor jinak yang cenderung tidak berbahaya.

Seperti dilansir HelloSehat.com, saat melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan menemukan benjolan, perhatikan beberapa ciri benjolan pada kelainan payudara:

1. Kelainan fibrokistik
Kebanyakan benjolan pada payudara merupakan fibrosis atau kista yang merupakan perubahan abnormal pada jaringan payudara dan tidak bersifat ganas atau non kanker. Perubahan ini biasa disebut perubahan payudara fibrokistik.

Biasanya perubahan ini terdeteksi karena adanya benjolan pada payudara, rasa sakit, atau bahkan bengkak pada payudara. Keadaan dan gejala ini biasanya semakin memburuk seiring dengan dimulainya periode menstruasi perempuan.

Benjolan yang terasa di payudara mungkin lebih dari satu dan terkadang dari puting akan keluar sedikit cairan berwarna keruh. Keadaan ini cenderung umum dialami oleh perempuan usia produktif dan dapat terjadi di salah satu payudara atau di kedua payudara.

2. Fibrosis
Jaringan ini hampir mirip dengan jaringan luka. Jika diraba, fibrosis pada payudara akan terasa kenyal, padat, dan keras. Kelainan ini tidak akan menyebabkan atau berkembang menjadi kanker payudara.

Penelitian terkait meningkatnya risiko kanker payudara pada mereka yang menderita kelainan fibrokistik menghasilkan kesimpulan yang beragam. Ada yang mengatakan bahwa jika memiliki kelainan fibrokistik maka risiko kanker payudara di kemudian hari akan meningkat.

Namun ada juga yang menyatakan bahwa memiliki kelainan fibrokistik tidak akan meningkatkan risiko kanker payudara.

3. Kista
Kista merupakan kantung yang berisi cairan. Adanya kista biasanya baru terdeteksi ketika ukurannya sudah membesar atau disebut (kista makro) di mana ukurannya mencapai 2,5-5 cm.

Pada tahap ini Anda sudah dapat merasakan adanya benjolan pada payudara. Kista cenderung membesar dan menjadi lunak ketika mendekati masa menstruasi.

Benjolan kista biasanya berbentuk bulat atau lonjong dan mudah digerakkan atau berpindah-pindah ketika disentuh, seperti menyentuh kelereng. Tetapi benjolan kista dan benjolan solid lainnya susah untuk dibedakan.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan data yang akurat apakah benjolan benar-benar kista. Sama seperti fibrosis, kista juga tidak meningkatkan risiko Anda terhadap kanker payudara.

4. Fibroadenoma
Merupakan salah satu jenis tumor jinak yang paling sering dialami perempuan. Ciri-cirinya bisa digerakkan atau berpindah-pindah tempat, Jika ditekan, benjolannya akan terasa padat atau solid, berbentuk bulat atau oval, serta kenyal.

Biasanya benjolan ini juga tidak menimbulkan rasa sakit ketika ditekan. Fibroadenoma biasa dialami oleh mereka yang berusia 20-30 tahun dan ras Afrika-Amerika cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami fibroadenoma di kemudian hari.
 
Selain itu, benjolan fibroadenoma biasanya juga cenderung memerlukan waktu lama untuk bertambah besar, tetapi bukan tidak mungkin ukurannya akan menjadi sangat besar (atau disebut dengan giant fibroadenoma).

Fibroadenoma tidak akan berkembang menjadi kanker, dan sama seperti fibrosis serta kista, penelitian terkait apakah fibroadenoma dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara di kemudian hari masih belum memberikan jawaban pasti.

5. Intraductal papilloma
Merupakan suatu tumor jinak, non kanker, yang terbentuk pada kelenjar susu. Biasanya intraductal papilloma teraba berupa satu benjolan cukup besar yang terletak dekat dengan puting, atau bisa juga berbentuk beberapa benjolan kecil yang terletak jauh dari puting.

Ukuran dari benjolan tumor ini berkisar antara 1-2 cm, bisa lebih besar atau bahkan lebih kecil tergantung dari dimana benjolan tersebut tumbuh.

Terbentuk dari kelenjar, sel fibrous, dan pembuluh darah, intraductal papilloma lebih sering terjadi pada mereka yang berusia 35 sampai 55 tahun.

Jika intraductal papilloma terdiri hanya dari satu benjolan saja dan berada dekat dengan puting, kondisi ini biasanya tidak diasosiasikan dengan peningkatan risiko kanker payudara. Tetapi multiple papillomas alias tumor yang lebih dari satu dan tersebar di payudara jauh dari puting, dapat membuat risiko Anda untuk menderita kanker payudara di kemudian hari sedikit meningkat.

Ini karena multiple papillomas sering dikaitkan dengan suatu keadaan pre-kanker yang disebut atypical hyperplasia.

Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah benjolan payudara tersebut kanker atau bukan? Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan, maka  dapat disimpulkan bahwa biasanya benjolan payudara yang jinak dan tidak berbahaya memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:
1. Cenderung mudah digerakkan atau bergeser jika disentuh.
2. Memiliki batas yang jelas.
3. Berbentuk oval atau bulat (biasanya terasa seperti kelereng)
4. Aktivitasnya cenderung mengikuti siklus menstruasi.
5. Bisa terasa sakit atau tidak sama sekali.
6. Pertumbuhannya lambat.

Untuk diagnosis yang lebih jelas, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan lanjutan (seperti USG dan mammografi) mungkin dibutuhkan dan akan memberikan hasil yang lebih akurat terkait benjolan di payudara Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amankah Tidur Kenakan Bra?

Amankah Tidur Kenakan Bra?

Health | Kamis, 28 April 2016 | 09:12 WIB

Ini yang Terjadi Pada Payudara di Usia 30-40 Tahun

Ini yang Terjadi Pada Payudara di Usia 30-40 Tahun

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2014 | 13:31 WIB

Waktu yang Tepat untuk Mammografi

Waktu yang Tepat untuk Mammografi

Lifestyle | Selasa, 03 Juni 2014 | 17:36 WIB

Terkini

Daftar Drakor Terburuk 2026 versi 142 Profesional, Perfect Crown Nomor Satu

Daftar Drakor Terburuk 2026 versi 142 Profesional, Perfect Crown Nomor Satu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 10:00 WIB

Calvin Verdonk Jadi Pemain Terbaik Saat Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt di Liga Champions

Calvin Verdonk Jadi Pemain Terbaik Saat Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt di Liga Champions

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:58 WIB

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 09:49 WIB

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

×