Ajaib, Tablet Mungil Ini Mampu Bunuh Bakteri Dalam Air

Madinah | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Rabu, 17 Agustus 2016 | 17:21 WIB
Ajaib, Tablet Mungil Ini Mampu Bunuh Bakteri Dalam Air
Ilustrasi air bersih (shutterstock)

Suara.com - Ukuran tablet itu lebih kecil dari perangko, berwarna hitam, dan hanya berharga beberapa dollar AS. Ajaibnya, benda kecil ini ternyata mampu menyuling air dari bakteri dalam hitungan menit dengan hanya menggunakan tenaga surya.

Alat kecil penjernih air tersebut ditemukan Institute for Materials and Energy Science Universitas Stanford, berpartner dengan Departemen Energi SLAC National Accelerator Laboratory.

Seperti diberitakan CNet, Rabu (17/8/2016), tablet ini hanya berdimensi 1x2 cm, berwarna hitam, dengan sedikit kandungan tembaga dan kepingan nano dari molybdenum disulfide. Materi yang terkandung di tablet itu, dalam 'kondisi' tepat, akan memproduksi reaksi kimia yang ampuh membunuh mikroba.

Tablet ini cukup dimasukkan ke dalam air dan dibiarkan terpapar sinar matahari. Di dalam eksperimen yang terkontrol, tablet tersebut mampu membunuh 99,999 persen bakteri setelah dibiarkan 20 menit di dalam air sebanyak 25 mililiter.

Semakin banyak air yang disuling, jumlah tablet yang dimasukkan bisa ditambah sesuai kebutuhan.

Meski demikian, tablet luar biasa ini baru mampu membunuh escherichia coli (E. Coli) dan bakteri asam laktat.

"Air yang dapat disterilkan oleh tablet ini barulah air luar ruangan dari sungai dan air yang tak terlalu keruh atau tak terpapar polusi berat tapi mungkin memiliki mikrobakteri," kata Stanford Postdoctoral Researcher Chong Liu.

Diharapkan tablet ini mampu menyediakan air bersih dengan biaya relatif murah bagi negara-negara berkembang dan tertinggal. Data Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa masih ada 663 juta orang di seluruh dunia yang belum memiliki akses air bersih.

Di samping itu, data yang sama mengatakan bahwa 1.000 anak mati tiap harinya karena penyakit yang berhubungan dengan air bersih dan sanitasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungi Rumah Sakit, Waspada Terinfeksi Penyakit Ini!

Kunjungi Rumah Sakit, Waspada Terinfeksi Penyakit Ini!

Health | Rabu, 10 Agustus 2016 | 20:42 WIB

Air di Sleman Rawan Tercemar Bakteri E Coli

Air di Sleman Rawan Tercemar Bakteri E Coli

News | Minggu, 07 Agustus 2016 | 22:32 WIB

Lima Makanan Sehat Ini Ternyata Menyimpan Bahaya

Lima Makanan Sehat Ini Ternyata Menyimpan Bahaya

Lifestyle | Rabu, 27 Juli 2016 | 15:41 WIB

Persalinan Normal Lindungi Anak dari Risiko Alergi

Persalinan Normal Lindungi Anak dari Risiko Alergi

Health | Senin, 11 Juli 2016 | 17:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB