Daftar Tersangka dan Pihak yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bupati Pemalang

Nur Khotimah, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:11 WIB
Daftar Tersangka dan Pihak yang Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bupati Pemalang
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi menyandang status tersangka dan mengenakan rompi tahanan KPK. [Suara.com/Dea]
baca 10 detik
  • KPK menetapkan 4 tersangka pada kasus korupsi Anom Widiyantoro di Pemalang. 
  • Skema kasus korupsi Anom Widiyantoro melibatkan suap pengurusan perkara internal KPK. 
  • Penyidik menyita barang bukti miliaran rupiah dalam kasus korupsi Anom Widiyantoro. 

Suara.com - Kasus korupsi yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, benar-benar mencoreng wajah lembaga antirasuah.

Tak hanya soal jual-beli jabatan di daerah, kasus ini juga menyeret oknum internal KPK yang diduga main mata untuk mengamankan perkara Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total mengamankan 21 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Jakarta, Pemalang, dan Purworejo pada 28-29 Juli 2026 lalu.

Dari puluhan orang tersebut, empat orang resmi mengenakan rompi oranye.

Berikut daftar lengkap tersangka dan pihak-pihak yang ikut diperiksa penyidik KPK.

Ilustrasi OTT KPK di Kabupaten Pemalang. [Dok Suara.com/AI]
Ilustrasi OTT KPK di Kabupaten Pemalang. [Dok Suara.com/AI]

Daftar 4 Tersangka Utama

Penyidik KPK membagi kasus ini ke dalam dua klaster, yakni klaster pemerasan pejabat daerah dan klaster pengurusan perkara di internal KPK dengan daftar berikut ini.

  1. Anom Widiyantoro (AWI): Bupati Pemalang yang diduga melakukan pemerasan terhadap bawahan terkait proyek dan jual-beli jabatan.
  2. Mohamad Haris alias Gus Haris (GHA): Pihak swasta sekaligus orang kepercayaan Bupati Pemalang yang berperan sebagai pengepul uang dari para pejabat dan kontraktor.
  3. Lilik Budi Suprianto (LBS): Pihak swasta asal Purworejo yang diduga menjadi perantara atau makelar kasus untuk menyuap oknum KPK.
  4. Iptu Setya Budi Dias Oktavianto (DIS): Staf administrasi KPK, anggota Brimob yang diperbantukan di KPK) yang merupakan anak dari Lilik Budi dan diduga membocorkan informasi rahasia untuk memeras Bupati Pemalang.

Dua Modus Haram yang Terungkap

KPK mengungkap dua skema korupsi Bupati Pemalang yang berjalan beriringan:

baca juga

1. Klaster Pertama (Pemerasan Pejabat)

Bupati Anom melalui Gus Haris diduga memalak para kepala dinas dan rekanan proyek di Pemkab Pemalang.

Dana yang terkumpul mencapai Rp1,98 miliar. Uang ini diduga berasal dari setoran agar jabatan aman atau untuk mendapatkan proyek.

2. Klaster Kedua (Main Mata Perkara)

Karena ketakutan diincar KPK, Bupati Anom diduga mencoba menyuap jalur orang dalam.

Melalui Lilik Budi, ia sepakat membayar untuk menghentikan perkara. Uang sebesar Rp1,2 miliar pun berpindah tangan sebagai uang pelicin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus

Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:44 WIB

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:42 WIB

Profil Lilik Budi Supriyanto, Pengusaha dan Ayah Staf Admin KPK yang Terseret Kasus Bupati Pemalang

Profil Lilik Budi Supriyanto, Pengusaha dan Ayah Staf Admin KPK yang Terseret Kasus Bupati Pemalang

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:56 WIB

5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian

5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:35 WIB

Cushion Wardah yang Tahan Keringat untuk Olahraga Apa? Ini Review Dipakai Lari 5 Km

Cushion Wardah yang Tahan Keringat untuk Olahraga Apa? Ini Review Dipakai Lari 5 Km

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:17 WIB

5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega

5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:50 WIB

Terkini

Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding

Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:28 WIB

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:27 WIB

2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi

2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:26 WIB

Ramai Pagar Tinggi di Mal, APPBI Buka Suara

Ramai Pagar Tinggi di Mal, APPBI Buka Suara

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:25 WIB

4 Moisturizer Centella Asiatica untuk Jerawat Terbaik, Redakan Kemerahan Menurut Klaim

4 Moisturizer Centella Asiatica untuk Jerawat Terbaik, Redakan Kemerahan Menurut Klaim

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:25 WIB

Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?

Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:24 WIB

Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat

Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat

Bogor | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:24 WIB

Investor Asing Tarik Dana dari Pasar Saham Rp70,18 M di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Investor Asing Tarik Dana dari Pasar Saham Rp70,18 M di Sesi I, BUMI Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:24 WIB

Diupah 50.000 Ringgit, Pilot Malaysia Nyabu Saat Terbangkan Pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta

Diupah 50.000 Ringgit, Pilot Malaysia Nyabu Saat Terbangkan Pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:23 WIB

Cara Cek NIK Desil Berapa? Panduan Mudah Lewat Cek Bansos Kemensos

Cara Cek NIK Desil Berapa? Panduan Mudah Lewat Cek Bansos Kemensos

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:23 WIB

×