Kepala Mr P Berbintik Putih, Waspadai Tumor Jinak

Ririn Indriani

Kamis, 25 Agustus 2016 | 21:10 WIB
Kepala Mr P Berbintik Putih, Waspadai Tumor Jinak
Ilustrasi. (Shutterstock).

Suara.com - Tanya:

Selamat malam Dokter,
Dok, saya punya keluhan di alat kelamin, yaitu pada pinggiran penis saya terdapat benjol berupa bintik-bintik putih. Bintiknya tidak bisa hilang meski sudah dibersihkan. Ini gejala penyakit apa, Dok, terus terang saya cukup khawatir dengan kondisi ini. Lalu, apakah keluhan ini bisa diatasi dengan tindakan bedah laser? Mohon bantuannya. Terima kasih.

NN

 
Jawab:

Selamat malam Saudara NN,
Dari keluhan yang disampaikan, bintik yang Anda alami bisa disebabkan Papula penis mutiara atau dengan istilah medis Hirsuties papillaris genitalis.

Ini adalah tumor jinak yang biasanya tumbuh mengelilingi leher penis (sulkus koronarius). Berupa tonjolan-tonjolan kecil yang tersusun rapi dan melingkar menyerupai kalung mutiara. Warna menyerupai kulit atau kadang terlihat putih.

Papula penis mutiara biasanya tidak menunjukkan gejala khusus. Gejalanya yaitu benjolan berupa bintik-bintik berwarna agak cerah atau sama dengan kulit sekitar yang mengumpul pada lipatan kepala penis. Papula penis mutiara ini juga tidak disebabkan oleh penyakit menular seksual sehingga tidak mengganggu kehidupan seks seseorang.

Meski tidak bertahan seumur hidup, namun bintik-bintik ini secara bertahap akan memudar seiring dengan bertambahnya usia. Papula penis mutiara ini tidak mempengaruhi sensitivitas penis penderitanya.

Bentuk papula ini terdiri dari berbagai ukuran yang bervariasi, mulai dari 1 mm sampai 3 mm. Memang ada beberapa penyakit kelamin yang mirip, yakni kutil kelamin (kondiloma akuminata) dan moluskum kontagiosum.

Berikut perbedaan penyakit papula penis mutiara dan penyakit lainnya.

1. Penyakit kelamin ditemukan pada individu yang pernah melakukan hubungan seks, apalagi yang berisiko tinggi, misalnya suka gonta-ganti pasangan atau penjaja seks. Papula penis mutiara tidak berhubungan dengan aktivitas seksual.

2. Penyakit kelamin ditemukan pada individu yang pernah melakukan hubungan seks, biasanya mulai remaja/dewasa muda. Sedangkan Papula penis mutiara dapat ditemukan sejak masa kanak-kanak.

3. Penyakit kelamin bisa mengenai area kelamin lain dan tersusun acak. Sedangkan Papula penis mutiara melingkari leher penis dan tersusun rapi.

Sebenarnya karena Papula penis mutiara merupakan variasi normal dari penis dan tidak berbahaya, Papula penis mutiara tidak perlu diobati. Biasanya juga akan menghilang seiring dengan meningkatnya usia.

Lalu, apakah kondisi ini dihilangkan dengan tindakan bedah laser atau bedah listrik? Perlu diketahui bahwa leher penis merupakan area yang sangat sensitif sehingga rasa sakit masih mungkin dirasakan saat obat anestesi disuntikan, selama dan setelah pengerjaan. Daerah penis kaya dengan pembuluh darah, sehingga dapat terjadi perdarahan yang cukup banyak.

Untuk mencegahnya Anda dapat membersihkan penis setiap kali mandi, terutama bagian dalam penis yang tertutup kulit (bagi yang belum disunat). Tindakan sirkumsisi atau sunat juga dapat membantu.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.


Dijawab oleh: dr. Adnan Yusuf
Sumber: https://meetdoctor.com/


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Buang Air Kecil, Normalkah?

Sering Buang Air Kecil, Normalkah?

Health | Kamis, 25 Agustus 2016 | 17:17 WIB

Ingin Hamil, Kapan Waktu Tepat untuk Bercinta?

Ingin Hamil, Kapan Waktu Tepat untuk Bercinta?

Health | Selasa, 23 Agustus 2016 | 21:15 WIB

Ini Penyakit yang Ditandai Sesak Dada

Ini Penyakit yang Ditandai Sesak Dada

Health | Selasa, 23 Agustus 2016 | 16:10 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB