Sering Pingsan? Waspadai Fibrilasi Atrium

Madinah | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 05 Oktober 2016 | 19:27 WIB
Sering Pingsan? Waspadai Fibrilasi Atrium
Ilustrasi pingsan. [shutterstock]

Suara.com - Pingsan atau kehilangan kesadaran sering dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal, menurut dokter spesialis jantung pembuluh darah RS Jantung Harapan Kita, Yoga Yuniardi, pingsan juga bisa menjadi tanda adanya gangguan irama jantung atau fibrilasi atrium (FA).

Kehilangan kesadaran secara mendadak ini dia terjadi akibat penurunan aliran darah ke otak. Oleh karena itu, pingsan tak boleh dianggap enteng.

"Kalau pernah pingsan itu jangan disepelekan. Karena pingsan gejala serius, salah satunya faktor risiko gangguan irama jantung," ujar dr Yoga pada temu media Indonesian Heart Rythm Society (InaHRS) di Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Ada banyak penyebab seseorang kehilangan kesadaran. Khusus untuk pingsan yang dipicu gangguan irama jantung, biasanya disertai dengan denyut jantung tak beraturan sebelumnya.

"Misalnya jantung berdebar cepat, meski nggak sampai pingsan tapi terasa kliyengan itu juga bisa gejala serius gangguan irama jantung. Dan organ yang berdampak adalah otak sehingga bisa hilang kesadaran atau pingsan," tambah dia.

Angka kejadian fibrilasi atrium di Indonesia, lanjut dr Yoga, mencapai 0.4-1 persen dari seluruh populasi. Semakin bertambah usia, maka risiko mengidap gangguan irama jantung semakin tinggi. Fibrilasi atrium sendiri bisa disebabkan karena adanya penyebab tertentu atau tanpa sebab.

"Kalau yang tanpa sebab ini biasanya memang khas. Pasien tidak mengalami kelainan struktural di jantung, tidak ada hipertensi atau faktor risiko lainnya tapi denyut jantung tidak teratur. Biasanya yang tanpa sebab ini muncul pada usia muda, dibawah 20 tahun juga bisa," lanjut dia.

Sedangkan gangguan irama jantung sekunder, muncul karena adanya penyakit penyerta. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko tertinggi yakni 3-5 kali lipat untuk gangguan irama jantung. Bahkan, 20-40 persen penderita hipertensi memiliki peluang tinggi mengidap fibrilasi atrium ini.

"Penyakit lainnya yang memicu gangguan irama jantung antara lain diabetes, peningkatan hormon tiroid, obesitas, dan penyakit jantung koroner," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepala Daerah Ini Pingsan Saat Jadi Inspektur Upacara HUT RI

Kepala Daerah Ini Pingsan Saat Jadi Inspektur Upacara HUT RI

News | Rabu, 17 Agustus 2016 | 23:02 WIB

Duh! Tentara Ini Ambruk di Upacara Resmi Ultah Ratu Elizabeth

Duh! Tentara Ini Ambruk di Upacara Resmi Ultah Ratu Elizabeth

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 17:19 WIB

Gubernur Jatim Pastikan Pengurusan Asuransi AirAsia Melalui OJK

Gubernur Jatim Pastikan Pengurusan Asuransi AirAsia Melalui OJK

News | Senin, 12 Januari 2015 | 18:11 WIB

Tim DVI Kembali Identifikasi Dua Jenazah Korban AirAsia

Tim DVI Kembali Identifikasi Dua Jenazah Korban AirAsia

News | Senin, 12 Januari 2015 | 18:06 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB