Awas! Seks Oral Bisa Sebabkan Kanker Mulut

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2016 | 19:58 WIB
Awas! Seks Oral Bisa Sebabkan Kanker Mulut
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker mulut pernah menjadi berita utama pada 2013, ketika aktor Michael Douglas menderita penyakit ini dan menyalahkan kebiasaan oral seks sebagai penyebabnya.

Bintang kawakan itu mengatakan tertular virus papiloma manusia (HPV) melalui seks oral yang memicu kankernya.

Di Amerika Serikat, seperti dilansir Medical Daily, lebih dari 3.100 kasus baru kanker mulut terjadi pada perempuan dan lebih dari 12.600 kasus terjadi pada laki-laki.

Sebenarnya, 80 persen orang dewasa yang aktif secara seksual bisa dikatakan terinfeksi HPV dalam lima tahun terakhir, namun penyakit ini memiliki level keganasan yang berbeda-beda.

Berdasarkan penelitian, ada lebih dari 100 jenis HPV, tapi hanya 15 saja yang dikenal sebagai jenis HPV berisiko tinggi. Penting untuk dicatat, HPV tidak selalu menyebabkan kanker.

Biasanya HPV yang ditemukan di mulut ditularkan secara seksual, termasuk melalui oral seks sebagai cara paling umum untuk penularan. Hingga saat ini belum diketahui bagaimana infeksi HPV terjadi di mulut, tapi laporan terbaru yang dirilis oleh Canadian Cancer Society dan Dinas Kesehatan Masyarakat Kanada menyebutkan, kanker HPV pada mulut dan tenggorokan pada laki-laki meningkat.

Sebuah studi dalam Journal of Clinical Oncology 2011 menyatakan, proporsi kanker mulut terkait HPV meningkat dari 16,3 persen menjadi 71,7 persen antara 1984-2004. Data sebelumnya dikemukakan pada pertemuan tahunan American Association for the Advancement of Science, yang menyebutkan, HPV telah menyalip tembakau sebagai penyebab utama kanker mulut di AS pada orang-orang di bawah usia 50 tahun.

Sementara itu, faktor risiko untuk kanker mulut telah dikaitkan dengan perilaku seksual, seperti pernah melakukan oral seks, melakukan oral seks dengan empat orang atau lebih, dan melakukan hubungan seks pada usia dini (di bawah 18 tahun).

HPV sebenarnya sangat umum terjadi pada hampir semua laki-laki dan perempuan yang aktif secara seksual.

"Dalam banyak kasus, virus hilang dan tidak menimbulkan masalah kesehatan. Tidak ada cara tertentu untuk mengetahui apakah seseorang yang terinfeksi HPV akan mengalami kanker," kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Namun, ketika kanker tidak terjadi dan terdeteksi dini, pasien memiliki 80- 90 persen tingkat kelangsungan hidup.

Inilah sebabnya mengapa perlindungan dini terhadap HPV sangat  disarankan. CDC dan American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar anak laki-laki dan perempuan mendapatkan vaksin HPV pada usia 11-12 tahun.

Vaksin ini dinilai paling efektif jika diberikan sebelum anak  aktif secara seksual. Vaksin HPV dan berlatih oral seks yang aman dapat membantu mengurangi risiko HPV pada perempuan dan laki-laki.

Cara ini juga dinilai mampu meminimalkan kasus kanker terkait HPV pada tahun-tahun yang akan datang. (Nessy Febrinastri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Banyak Perempuan Enggan Seks Oral

Alasan Banyak Perempuan Enggan Seks Oral

Lifestyle | Rabu, 03 Agustus 2016 | 21:13 WIB

Teh hijau Ampuh Bunuh Sel Kanker Mulut

Teh hijau Ampuh Bunuh Sel Kanker Mulut

Health | Jum'at, 06 Februari 2015 | 12:53 WIB

Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Health | Selasa, 14 Oktober 2014 | 23:45 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB