Empat Penyakit yang Bisa Dilihat dari Telinga

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Jum'at, 28 Oktober 2016 | 19:33 WIB
Empat Penyakit yang Bisa Dilihat dari Telinga
Ilustrasi pemeriksaan telinga. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Telinga tak hanya berfungsi sebagai indra pendengar. Anda juga bisa mengetahui masalah kesehatan yang mungkin mengintai, melalui kondisi telinga.

Untuk itu jangan abaikan masalah pada indera pendengar Anda, karena dapat menjadi sinyal pertama adanya masalah kesehatan.

Berikut empat masalah kesehatan yang bisa ditilik melalui kondisi telinga Anda, seperti dilansir dari laman Prevention.

1. Diabetes
Gangguan pendengaran adalah masalah kesehatan ketiga yang paling banyak diidap masyarakat Amerika. Sebuah studi pada 2008 lalu menemukan adanya kaitan antara gangguan pendengaran dengan penyakit diabetes.

"Kami menemukan adanya hubungan antara gangguan pendengaran dan diabetes. 30 persen penderita diabetes memiliki gangguan pendengaran yang mungkin disebakan karena gangguan metabolik, sehingga racun masuk ke bagian dalam telinga," ujar Seth Schwartz, selaku peneliti.

2. Penyumbatan arteri jantung
Sebuah studi pada 2012 yang dilakukan di Los Angeles dan dipublikasikan dalam The American Journal of Cardiology menemukan bahwa orang yang memikiki daun telinga dengan lipatan diagonal, memiliki risiko tinggi mengidap penyakit jantung.

Meski demikian, Nuh Stern selaku pakar THT (telinga, hidung, tenggorokan) mengakui ada hubungan tak langsung antara kondisi telinga tersebut dengan risiko penyakit jantung. Namun Ia tak bisa membuat kesimpulan bahwa kondisi telinga tersebut menyebabkan risiko penyakit jantung meningkat.

3. Nyeri rahang
Pernah mengalami nyeri di bagian telinga? Mungkin hal ini menjadi tanda adanya gangguan pada rahang mulut anda.

"Banyak orang yang mengeluh nyeri telinga, namun setelah diselidiki, kondisi telinganya yang normal, dan penyebab sebenarnya adalah masalah rahang," kata Schwartz.

Nyeri rahang disebabkan oleh gangguan sendi temporomandibular yang menghubungkan rahang ke tulang telinga. Sehingga ketika Anda mengalami nyeri di bagian rahang, maka bisa dipastikan Anda juga akan mengalami nyeri di bagian telinga saat berbicara, mengunyah dan membuka mulut.

4. Kanker payudara
Kebanyakan orang berpikir bahwa kotoran telinga hanyalah hal menjijikkan yang ada di indra pendengarannya. Padahal, dikatakan Schwartz selaku pakar THT, kotoran telinga bisa menjadi sampel untuk meneliti adanya kanker payudara.

Ia mengatakan, orang yang memiliki kotoran telinga cenderung basah dan lengket, memiliki risiko lebih tinggi mengidap kanker payudara. Oleh karena itu jangan abaikan kondisi kotoran telinga Anda mulai dari sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Sederet Penyakit Ini Lebih Mengincar si Rambut Pirang

Hati-hati, Sederet Penyakit Ini Lebih Mengincar si Rambut Pirang

Health | Kamis, 29 September 2016 | 09:14 WIB

Sering Terbangun di Jam yang Sama? Mungkin Ini Penyebabnya

Sering Terbangun di Jam yang Sama? Mungkin Ini Penyebabnya

Health | Rabu, 24 Agustus 2016 | 15:12 WIB

Kotoran Telinga Bisa Tunjukkan Kesehatan Anda

Kotoran Telinga Bisa Tunjukkan Kesehatan Anda

Health | Senin, 08 Agustus 2016 | 20:20 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×