Wah, Cabai Bisa Mengobati Kanker Payudara?

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 06 Januari 2017 | 20:11 WIB
Wah, Cabai Bisa Mengobati Kanker Payudara?
Ilustrasi makan cabai. (Shutterstock)

Suara.com - Berbagai jenis kanker dapat merespon pengobatan yang berbeda. Menurut peneliti, kanker payudara adalah bentuk kanker paling agresif yang sulit untuk diobati dan kemoterapi adalah satu-satunya pilihan.

Kanker satu ini telah diklasifikasikan ke dalam subtipe. Berdasarkan kehadiran dan ketidakhadiran tiga reseptor yang dapat meningkatkan kanker payudara. Reseptor tersebut adalah estrogen, progesteron dan faktor pertumbuhan epidermal reseptor 2 (HER2).

Karenanya, para peneliti dan ilmuan terus mencari berbagai obat untuk kanker payudara yang paling banyak dialami oleh perempuan, terlepas dari ras dan usia mereka.

Sebuah studi baru menyatakan bahwa bentuk agresif dari kanker dapat dirawat di rumah dengan bantuan bahan pedas, yang umumnya dikenal sebagai cabai.

Selain itu cabai juga dikenal dapat meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit. Seperti sumber kaya vitamin C yang dapat melindungi infeksi. Kandungan ini juga melindungi tubuh dari efek yang disebabkan oleh radikal bebas.

Cabai juga diperkaya dengan magnesium, kalsium dan zat besi yang dapat melindungi tubuh dari masalah denyut jantung dan tekanan darah.

Tak hanya itu, cabai juga mengandung bahan aktif yang disebut capsaicin yang dapat mempengaruhi pertumbuhan sel kanker.

Capsaicin dikenal memiliki kapasitas untuk menginduksi kematian sel dan mencegah pertumbuhan sel kanker. Hal ini tidak hanya efektif dalam mengobati kanker payudara, tetapi juga dapat mengobati kanker usus besar dan pankreas.

Dalam studinya peneliti juga menyebutkan bahwa capsaicin yang terdapat dalam tubuh dapat mengaktifkan protein yang dapat menghalangi tumbuhnya tumor

Beranjak dari temuan itulah peneliti menyimpulkan bahwa asupan capsaicin melalui makanan atau inhalasi bisa  mengobati kanker payudara.(Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Waktu Terbaik Perempuan Periksa Payudara Sendiri

Ini Waktu Terbaik Perempuan Periksa Payudara Sendiri

Health | Kamis, 22 Desember 2016 | 08:05 WIB

Ciri Benjolan Ini Patut Dicurigai Kanker Payudara

Ciri Benjolan Ini Patut Dicurigai Kanker Payudara

Health | Rabu, 21 Desember 2016 | 17:31 WIB

Laki-Laki Juga Berisiko Kena Kanker Payudara Lho!

Laki-Laki Juga Berisiko Kena Kanker Payudara Lho!

Health | Rabu, 21 Desember 2016 | 16:27 WIB

Nekat Makan Cabai Setan, Lelaki Ini Dirawat 23 Hari

Nekat Makan Cabai Setan, Lelaki Ini Dirawat 23 Hari

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 10:26 WIB

Ini Beberapa Alasan Kenapa Cabai Baik untuk Kesehatan

Ini Beberapa Alasan Kenapa Cabai Baik untuk Kesehatan

Health | Kamis, 13 Oktober 2016 | 12:27 WIB

Hati-hati, Penyakit Ini Intai Anda yang Gemar Makanan Pedas

Hati-hati, Penyakit Ini Intai Anda yang Gemar Makanan Pedas

Health | Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:59 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB