IDI Bersikukuh Tolak Program Dokter Layanan Primer, Mengapa?

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 11 Januari 2017 | 14:54 WIB
IDI Bersikukuh Tolak Program Dokter Layanan Primer, Mengapa?

Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersikukuh menolak dicanangkannya program studi kedokteran baru setara spesialis yakni Dokter Layanan Primer (DLP).

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Dr. dr. Oetama Marsis SpOG, mengatakan bahwa kehadiran prodi baru DLP justru hanya memboroskan anggaran.

"IDI menolak Dokter Layanan Primer. Kalau buat program studi baru berdasarkan asumsi habiskan anggaran sebaiknya dibatalkan. Karena di negara lain pun tidak ada satu negara di dunia yg memiliki gelar DLP atau primary care physician," ujarnya pada temu media di Kantor PB IDI, Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Prof Marsis menilai bahwa dokter layanan primer belum dibutuhkan di Indonesia. Bahkan hasil riset BPJS Kesehatan pun mengungkap bahwa 80 persen penyakit dapat dilayani di fasilitas pelayanan primer oleh dokter umum.

"Permasalahan yang kita hadapi saat ini adalah ketidakcukupan dokter dan dokter spesialis serta distribusinya yang belum merata. Jadi, yang harus kita lakukan sebenarnya meningkatkan kualitas lulusan dokter dan memperbaiki distribusi kesehatan antar wilayah yang sangat jomplang," tambahnya.

Sementara itu, Dr. Muhammad Akbar, Sp. S (K), Ph.D, Ketua Bidang Kajian dan Advokasi Kebijakan Pendidikan  Kedokteran Masa Kini dan Mendatang menilai, program Dokter Layanan Primer salah sasaran.

Ia berpendapat, daripada menggelontorkam biaya triliunan rupiah untuk menggodok program studi ini, lebih baik para dokter umum ditingkatkan keilmuannya melalui pengembangan pendidikan keprofesian berlanjut (P2KB).

"Jadi, dokter yang telah selesai pendidikan harus meng-update ilmunya melalui P2KB untuk menambah kekurangan kompetensi melalui penyempurnaan kurikulum dokter sesuai masing-masing spesialisnya. Tapi tentu saja hal ini perlu dukungan sarana dan prasarana, diagnostik, serta distribusi yang merata," pungkas Muhammad Akbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringati HUT ke-66, IDI Menolak Dokter Layanan Primer

Peringati HUT ke-66, IDI Menolak Dokter Layanan Primer

News | Senin, 24 Oktober 2016 | 16:06 WIB

IDI Tuntut Batalkan Program DLP

IDI Tuntut Batalkan Program DLP

Foto | Senin, 24 Oktober 2016 | 15:40 WIB

Ini Bedanya Dokter Umum dengan Dokter Layanan Primer

Ini Bedanya Dokter Umum dengan Dokter Layanan Primer

Health | Jum'at, 11 Desember 2015 | 19:48 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×