Anak Berkata Kasar, Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?

Pebriansyah Ariefana | Firsta Nodia | Suara.com

Minggu, 15 Januari 2017 | 06:01 WIB
Anak Berkata Kasar, Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?
Ilustrasi mendidik anak (Shutterstock)

Suara.com - Seiring dengan pertambahan usia, anak akan beranjak remaja. Salah satu perubahan yang dialami anak-anak ketika memasuki masa remaja adalah lebih emosional.

Tak jarang anak berkata kasar dan sedikit membentak kepada orangtua ketika berbeda pendapat. Lalu apakah orangtua harus memarahi habis-habisan buah hatinya sendiri? Apa yang harus dilakukan orangtua?

Psikolog Ratih Andjayani Ibrahim mengatakan bahwa buang jauh-jauh niat untuk memarahi balik anak dengan kata-kata yang kasar. Wajar jika Anda terpancing emosi. Namun ada baiknya Anda menahan untuk tidak memberikan contoh yang buruk kepada anak.

"Kalau terpancing emosi, lebih baik menjeritlah dalam hati. Jangan pula malah anak ditempeleng karena urusannya bisa ke kekerasan dalam rumah tangga. Lebih baik tahan karena anak belajar dari sikap kita," ujar dia di sela-sela bedah buku 'I Am Me' Series karya Robyn Soetikno di Kinokuniya Plaza Senayan Jakarta, Sabtu (14/1/2016).

Ratih menganjurkan Anda untuk menarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan lalu katakan pada anak, bahwa Anda akan berbicara lagi dengannya ketika emosi Anda benar-benar telah terkontrol.

"Nah di sini Anda bisa masuk kamar, mau jingkrak-jingkrak, nangis pokoknya luapkan emosi Anda di kamar, bukan di depan anak Anda. Jangan pula menyumpahi anak dengan kata-kata serapah karena bisa jadi kutukan. Hati-hati dengan mulut," imbuh dia.

Barulah ketika emosi sudah terkontol, Anda bisa bicarakan pada anak, bahwa sikapnya membentak-bentak Anda merupakan hal buruk yang tak sepatutnya dilakukan anak terhadap orang yang melahirkan dan merawatnya sejak kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orangtua Lakukan Ini Agar Anak Berkembang Positif

Orangtua Lakukan Ini Agar Anak Berkembang Positif

Health | Kamis, 10 November 2016 | 11:53 WIB

Ingin Anak Pintar? Ini yang Harus Diperhatikan Orangtua

Ingin Anak Pintar? Ini yang Harus Diperhatikan Orangtua

Health | Kamis, 10 November 2016 | 07:11 WIB

Agar si Kecil Tak Salah Didik

Agar si Kecil Tak Salah Didik

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2015 | 13:04 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB