Tiga Penghambat Penyembuhan Kanker Anak di Indonesia

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 02 Februari 2017 | 05:00 WIB
Tiga Penghambat Penyembuhan Kanker Anak di Indonesia
Ilustrasi anak sakit dirawat di RS. (Foto: FreeDigitalPhotos)

Suara.com - Kanker tak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Pada anak-anak, kanker timbul tanpa penyebab yang pasti.

Data Riset Kesehatan Dasar 2013 menemukan bahwa angka kejadian kanker anak di Indonesia 0.5 per 1000 kejadian atau sekitar 16.291 kasus.

Prof. dr. Djajadiman Gatot, SpA (K), dokter spesialis anak divisi Hematologi RSCM mengatakan seperti pada penanganan kanker dewasa, kanker pada anak juga menghadapi tiga tantangan yang mempengaruhi harapan hidup pasien.

Pertama kata dia, fasilitas di rumah sakit. Menurutnya kondisi fasilitas rumah sakit sangat memprihatinkan, terutama setelah program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan.

"Fasilitas tidak memadai, untuk menerima kemoterapi saja pasien harus menunggu atau antre. Padahal kanker kan nggak bisa menunggu. Kalau dia datang stadium 1, tapi karena kemoterapi antre jadi keparahan penyakit berubah ke stadium 2 dimana peluang kesembuhan juga menurun," ujar dia pada temu media peringatan Hari Kanker di Kementerian Kesehatan, Rabu (1/2/2017).

Tantangan kedua, lanjut Prof Djajadiman, tidak tersedianya obat kemo yang sangat diperlukan untuk menangani kanker. Hal ini tentu saja mempengaruhi peluang kesembuhan pasien kanker anak.

"Kalau ada itu ilegal atau tidak bisa masuk secara resmi. Padahal kita membutuhkan sekali obat itu. Ya sudah kita hanya bisa berdoa agar obatnya segera ada di pasaran," tambah dia.

Ketiga, lanjut dia, distribusi obat yang terganggu karena alasan pembayaran yang tertunda oleh pihak BPJS Kesehatan sebagai pengelola Jaminan Kesehatan Nasional. Alasan ini juga yang banyak dikeluhkan berbagai rumah sakit sehingga penanganan pasien kanker anak terganggu.

"Sebenarnya kita tidak ada masalah menanggulangi pasien kanker. Tapi faktor eksternal seperti tiga hal di atas yang mempengaruhi kesembuhan pasien kanker anak. Kita harus bersama-sama supaya kuat dan bisa menyembuhkan kanker anak," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ASI Eksklusif Lindungi Anak dari Kanker

ASI Eksklusif Lindungi Anak dari Kanker

Health | Senin, 08 Agustus 2016 | 12:33 WIB

Ini Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Ini Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Health | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 13:09 WIB

Ahok: Indonesia Cuma Punya 40 Radioterapi, Idealnya 800 Unit

Ahok: Indonesia Cuma Punya 40 Radioterapi, Idealnya 800 Unit

News | Senin, 15 Februari 2016 | 21:25 WIB

Terkini

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Sport | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:08 WIB

×