Cara Enak Usir Depresi, Makan Yogurt, Coba Deh!

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Sabtu, 11 Maret 2017 | 15:39 WIB
Cara Enak Usir Depresi, Makan Yogurt, Coba Deh!
Ilustrasi yogurt. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi mengungkapkan bagaimana bakteri baik dari yogurt dapat mempengaruhi otak selain juga pencernaan, kulit dan membuat rambut mengkilap.

Menurut studi terbaru, yogurt juga bisa mengobati depresi. Makanan ringan tersebut dipercaya mengandung lactobacillus yaitu bakteri probiotik yang ditemukan hidup dalam  yoghurt.

Percobaan pada tikus menunjukkan 'bakteri baik' yang terkandung dalam yoghurt cukup kuat untuk mengurangi tekanan darah, stres dan depresi.

Mereka menemukan bahwa jumlah Lactobacillus dalam usus mempengaruhi tingkat metabolit dalam darah yang disebut kynurenine, yang terbukti memunculkan depresi.

Ketika Lactobacillus berkurang dalam usus, tingkat kynurenine naik. Para peneliti di University of Virginia School of Medicine mengklaim temuan ini menunjukkan microbiome dalam usus bisa memungkinkan untuk mengobati kesehatan mental secara alami tanpa obat beracun dan memiliki efek samping.

"Harapan besar untuk penelitian ini adalah bahwa kita tidak perlu repot-repot dengan obat kompleks dan efek samping ketika kita bisa bermain dengan microbiome, "jelas pemimpin penelitian, Dr Alban Gaultier.

Menurutnya, khasiat ini ajaib, bagaimana tidak yogurt ternyata tak hanya mengubah diet Anda, mengubah bakteri baik dan memperbaiki kesehatan Anda, tapi juga suasana hati Anda.

Dr Gaultier mencatat, depresi merupakan salah satu kondisi kesehatan mental yang paling umum di Amerika Serikat. Tercatat tujuh persen dari populasi mengalami depresi. "Ini masalah besar dan perawatan yang tidak baik, karena mereka memiliki efek samping yang besar," katanya.

Peran microbiome atau bakteri yang hidup dalam usus manusia telah memberikan harapan bagi para peneliti untuk mempelajari depresi dan kondisi kesehatan lainnya, baik mental maupun fisik.

Dr Gaultier, dari UVA Department of Neuroscience and its Center for Brain Immunology and Glia, melihat apakah ia bisa menemukan kaitan besar antara depresi dan kesehatan usus.

Melihat komposisi microbiome usus sebelum dan sesudah tikus mengalami stres, tim Gaultier menemukan bahwa perubahan utama adalah hilangnya Lactobacillus. Dengan hilangnya Lactobacillus datang maka timbul gejala depresi.

Dia dan timnya kemudian melanjutkan untuk menentukan mekanisme Lactobacillus mempengaruhi depresi. "Ini adalah perubahan yang konsisten. Kami melihat tingkat Lactobacillus berkorelasi langsung dengan perilaku tikus-tikus ini," jawab Dr Gaultier dilansir Daily Mail.

Ia berhati-hati untuk menyebut gejala yang terlihat pada tikus sebagai 'perilaku depresi' atau 'perilaku putus asa'. Tikus tidak memiliki cara untuk berkomunikasi bahwa mereka sedang merasa tertekan.

Namun gejala-gejala secara luas diterima sebagai model terbaik yang tersedia untuk melihat depresi pada makhluk selain manusia. Berdasarkan temuan baru, Dr Gaultier berencana untuk mulai mempelajari efek pada orang sesegera mungkin. Dia bermaksud untuk memeriksa efek dari Lactobacillus pada pasien dengan multiple sclerosis.

Para peneliti juga memperingatkan bahwa yogurt belum bisa dilihat sebagai satu-satunya metode pengobatan. Orang yang menerima pengobatan depresi tidak diperkenankan berhenti minum obat tanpa konsultasi kepada dokter terlebih dahulu.

Tetapi juga tidak ada salahnya, jika sedang depresi untuk mengambil yogurt di kulkas Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yogurt, Amankah Dikonsumsi Ibu Hamil?

Yogurt, Amankah Dikonsumsi Ibu Hamil?

Health | Jum'at, 10 Februari 2017 | 18:30 WIB

Studi: Yogurt Jali Efektif Turunkan Gula Darah

Studi: Yogurt Jali Efektif Turunkan Gula Darah

Health | Jum'at, 18 November 2016 | 09:33 WIB

Sembilan Makanan Terbaik Untuk Ibu Hamil

Sembilan Makanan Terbaik Untuk Ibu Hamil

Health | Selasa, 30 Agustus 2016 | 07:56 WIB

Hari Yogurt Nasional Untuk Sehatkan Pencernaan

Hari Yogurt Nasional Untuk Sehatkan Pencernaan

Press Release | Sabtu, 28 Mei 2016 | 16:48 WIB

Menguak Manfaat Menakjubkan Probiotik

Menguak Manfaat Menakjubkan Probiotik

Health | Jum'at, 29 April 2016 | 15:16 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB