Ini Manfaat Melakukan Kebaikan Bagi Tubuh

Senin, 20 Maret 2017 | 14:18 WIB
Ini Manfaat Melakukan Kebaikan Bagi Tubuh
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Suara.com - Dalam sebuah buku, seorang ilmuwan mengungkapkan bahwa kebaikan adalah penawar penuaan dini. Sebelumnya, penelitian juga menunjukkan, memberi maupun menerima kebaikan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sampai akhirnya seorang peneliti dan penulis asal Inggris, Dr David Hamilton membuat buku berjudul The Five Side Effects Of Kindness, hasil adaptasi dari Alison Roberts. Dalam buku tersebut, dikatakan, kebaikan bukan hanya bermanfaat bagi fisik maupun psikologis tetapi juga mampu memperlambat efek penuaan termasuk mengurangi kerutan di wajah.

Masih dalam buku itu, kelompok molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas menghasilkan sesuatu yang disebut stres oksidatif dalam tubuh dan dapat menyebabkan reaksi fisiologis jahat termasuk pengerasan arteri dan kehilangan memori. Hal ini juga dipercaya menyebabkan tanda-tanda penuaan seperti kerutan pada wajah. Maka, semakin sedikit oksitosin atau hormon kasih sayang yang kita miliki, semakin banyak radikal bebas yang mampu membuat kulit tertekan.

Fakta lainnya adalah memikirkan orang lain bisa mengatasi depresi. Sebuah studi di University of California, Riverside, menunjukkan penelitian bagaimana relawan diminta untuk melakukan lima kebaikan selama enam minggu penuh termasuk mendonorkan darah, membayarkan parkir orang lain atau mengunjungi relasi yang sudah tua. Hasilnya, psikolog melihat bahwa relawan yang melakukan hal tersebut lebih bahagia dibanding ketika tidak melakukan apa-apa.

Kebaikan juga dianggap sebagai lem manis pengikat hubungan. John Gottman, Profesor Emeritus Psikologi di University of Washington sekaligus pakar hubungan yang terkenal di dunia menemukan formula agar hubungan bertahan lama. Profesor Gottman dan koleganya mempelajari 700 pasangan pengantin baru selama 15 menit dan menghitung positif dan negatif. Dengan tingkat akurasi mencapai 94 persen, Gottman dapat memprediksi pasangan yang masih akan bersama-sama hingga sepuluh tahun kemudian.

Jantung juga dapat dilindungi dengan melakukan kebaikan. Sama ketika malu dapat membuat wajah memerah dan gembira dapat membuat detak jantung menjadi kencang, kebaikan juga ternyata dapat bermanfaat bagi jantung. Di sini lah oksitosin masuk dan menyebabkan sel-sel di sepanjang dinding arteri merasakan rileks. Ketika arteri kita melebar, tekanan darah turun. Ini berarti melakukan hal baik merupakan perlindungan terhadap serangan jantung dan stroke.

Hal terbaik dari itu semua, melakukan kebaikan dapat menular. Para ilmuwam sosial percaya, ketika kita berbuat baik, kita telah menginspirasi orang lain untuk bersikap baik juga. Akhirnya, kita dapat menggerakkan rantai peristiwa yang positif. [Dailymail]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI