Hati-hati, Olahraga Berlebihan Bisa Bikin Haid Tidak Teratur!

Kamis, 06 April 2017 | 19:31 WIB
Hati-hati, Olahraga Berlebihan Bisa Bikin Haid Tidak Teratur!
Ilustrasi olahraga (freedigitalphotos/marin)

Suara.com - Ada beberapa faktor kesehatan dan gaya hidup yang dapat mempengaruhi periode haid kadang jadi tak menentu. Berikut ulasan mengenai beberapa faktor yang dapat menunda masa periode dari laman MailOnline.

1. Menopause Dini
Seperti apa yang telah dilaporkan oleh media Glamour, sekitar satu dari 100 perempuan akan mengalami menopause dini sebelum mereka mencapai usia 40. Oleh karena itu Anda perlu mengunjungi dokter jika merasa menstruasi sudah mulai menghilang atau jika sebaliknya, darah dari haid menjadi semakin sporadis.

Jika Anda merasakan sensasi panas, keringat malam, tidur tidak teratur atau vagina terasa kering dan haid selalu terlambat, kamu harus sesegera mungkin mencari nasihat medis.

2. Tertekan dan Stres
Tertekan dan stres sungguh akan membuat sengsara kesehatan tubuh. Rambut rontok, kurang tidur, masalah kulit dan fluktuasi berat badan, merupakan salah satu akibat menjadi stres. Bukan hanya itu, stres juga dapat menjadi malapetaka dengan periode haid.

Hal ini terjadi karena bagian dari otak yang menghasilkan hormon penting untuk reproduksi merespon stres buruk dan mengurangi produksi produksi hormon. Karena itu, periode haid akan menjadi tidak teratur bahkan berhenti sama sekali, kecuali kamu berhasil mengatasi stres.

3. Dalam Pengobatan
Ada beberapa jenis obat yang dapat memberikan sinyal ke tubuh untuk berhenti menstruasi. Hal itu karena terkena dampak oleh beberapa antibiotik, pil dan antidepresan kontrasepsi yang akan mengganggu kadar hormon. Jika sudah begitu, penting untuk berbicara dengan dokter tentang kemungkinan efek samping dari setiap obat yang akan dikonsumsi.

4. Terlalu Banyak Olahraga
Ini hanya akan berlaku jika pelatihan melibatkan daya tahan ekstrim seperti maraton atau triathlon. Kabar baiknya adalah, segera kurangi olahraga berlebih dan lanjutkan periode haid kamu yang tertunda.

5. Tidur
Gejala menopause dini dapat menampakkan diri berupa pola tidur yang berubah. Tapi pola tidur kita sendiri dapat memiliki efek 'tersentak' misalnya, jika kamu bepergian dan zona waktu berubah drastis, ini dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur begitu juga jika kamu kerja dengan pola shift.

6. Berat Badan Berubah
Jika kamu kehilangan (atau sengaja menghilangkan) beberapa kilo berat badanmu, maka tubuh membutuhkan sejumlah lemak untuk proses ovulasi sehingga setiap penurunan berat badan secara mendadak akan merusak periode haid. Hal yang sama berlaku juga berlaku sebaliknya yaitu jika kamu bertambah berat badan dalam waktu singkat. Peningkatan sel-sel lemak dapat meningkatkan kadar estrogen yang akan membuat tubuh berhenti melepaskan telur hingga akhirnya membuat haid menjadi tidak teratur. Periode haid yang kacau balau juga mungkin merupakan gejala endometriosis, serta PCOS dan masalah tiroid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI