Mau Tahu Pembunuh Remaja Terbesar? WHO Mengungkapkannya

Ririn Indriani, Risna Halidi

Rabu, 17 Mei 2017 | 14:00 WIB
Mau Tahu Pembunuh Remaja Terbesar? WHO Mengungkapkannya
Ilustrasi korban kecelakaan lalu lintas. (Shutterstock)
Kecelakaan disebut menjadi pembunuh remaja terbesar di seluruh dunia. Diperkirakan, sekitar 3000 anak muda meninggal setiap hari, karena penyebab yang dapat dicegah.

Kebut-kebutan, mengemudi dalam keadaan mabuk dan kondisi negatif di jalan lainnya merupakan kejadian biasa di seluruh dunia, yang juga bisa berakibat fatal.

Sayangnya, ini terjadi lebih banyak di kalangan pemuda. Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa ini adalah luka jalanan yang kejam dan menjadi penyebab kematian remaja terbesar di dunia.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa lebih dari 3.000 remaja meninggal setiap hari, dengan total 1,2 juta kematian per tahun. Pada 2015, lebih dari dua pertiga kematian ini terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di Afrika dan Asia Tenggara.

Menurut data WHO, kecelakaan di jalan raya adalah penyebab utama kematian remaja di antara anak usia 10-19 tahun, yang mengakibatkan sekitar 115.000 kematian remaja setiap tahunnya.

Sebagian besar anak muda yang tewas dalam kecelakaan jalan adalah pengguna jalan yang rentan seperti pejalan kaki, pesepeda dan pengendara sepeda motor. "Remaja telah sepenuhnya absen dari rencana kesehatan nasional selama beberapa dekade," kata Flavia Bustreo, Asisten Direktur Jenderal WHO.

"Investasi yang relatif kecil yang berfokus pada remaja sekarang tidak hanya akan menghasilkan orang dewasa sehat dan diberdayakan yang berkembang dan berkontribusi secara positif terhadap masyarakat mereka, namun juga akan menghasilkan generasi penerus yang lebih baik, menghasilkan keuntungan yang sangat besar," kata Bustreo dilansir Zeenews.

Lima penyebab kematian tertinggi pada semua remaja berusia 10-19 tahun pada 2015 adalah kecelakaan lalu lintas di jalan dengan 115.302 kematian, infeksi saluran pernapasan bawah (72.655 kematian), kecerobohan (67.149), penyakit diare (63.575) dan tenggelam (57, 125).

Laporan tersebut mengungkapkan perbedaan mencolok penyebab kematian saat memisahkan kelompok remaja berdasarkan usia (remaja muda berusia 10 - 14 tahun dan yang lebih tua berusia 15 - 19 tahun) dan berdasarkan jenis kelamin.

Melihat hanya di negara berpenghasilan rendah dan menengah di Afrika, penyakit menular seperti HIV/AIDS, infeksi saluran pernapasan, meningitis, dan penyakit diare, kata WHO, lebih besar menyebabkan kematian di kalangan remaja daripada cedera jalan.

Penyebab utama kematian bagi remaja putri berusia di bawah 14 tahun adalah infeksi saluran pernafasan bagian bawah, seperti pneumonia. Hal tersebut sering terjadi akibat polusi udara dalam ruangan dari memasak dengan bahan bakar kotor.

Menurut laporan tersebut juga, komplikasi kehamilan, seperti perdarahan, sepsis, persalinan yang terhambat, dan komplikasi aborsi yang tidak aman, adalah penyebab utama kematian di antara 15 anak perempuan berusia 19 tahun.

Bunuh diri dan kematian akibat kecerobohan merupakan penyebab ketiga kematian remaja pada tahun 2015, kata laporan tersebut.

"Memperbaiki cara sistem kesehatan melayani remaja hanyalah salah satu bagian dari peningkatan kesehatan mereka," kata Anthony Costello, Direktur Kesehatan Maternal, Newborn, Child and Adolescent WHO.

"Orang tua, keluarga, dan masyarakat sangat penting, karena mereka memiliki potensi terbesar untuk secara positif mempengaruhi perilaku dan kesehatan remaja," tambah Costello.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Kecelakaan Maut di Jalur Puncak, Supir Truk Tewas Seketika

Lagi, Kecelakaan Maut di Jalur Puncak, Supir Truk Tewas Seketika

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 13:18 WIB

Tidur-tiduran di Jalan, Empat Bocah Ini Terlindas Taksi Online

Tidur-tiduran di Jalan, Empat Bocah Ini Terlindas Taksi Online

News | Jum'at, 28 April 2017 | 23:06 WIB

Kakek Tak Sengaja Tabrak Istri Hingga Tewas

Kakek Tak Sengaja Tabrak Istri Hingga Tewas

News | Jum'at, 28 April 2017 | 06:06 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×