Awas! Triclosan Ternyata Sebabkan Resistensi pada Antibiotik

Ririn Indriani, Risna Halidi

Selasa, 11 Juli 2017 | 11:12 WIB
Awas! Triclosan Ternyata Sebabkan Resistensi pada Antibiotik
Triclosan biasanya terdapat dalam pasta gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Triclosan, produk disinfektan yang biasa ada dalam produk rumah tangga seperti pada sabun mandi, pasta gigi dan deterjen. ternyata dapat membuat bakteri resisten terhadap antibiotik.

Para ilmuwan dari University of Birmingham di Inggris melaporkan bahwa tim peneliti telah menemukan hubungan antara mekanisme resistensi antibiotik dan resistensi terhadap triclosan. Mereka menemukan bahwa bakteri yang bermutasi untuk menjadi resisten terhadap antibiotik kuinolon juga menjadi lebih tahan terhadap triclosan.

Para periset menunjukkan bahwa mutasi resisten kuinolon mengubah cara bakteri mengemas DNA mereka di dalam sel, serta bermutasi dan mengaktifkan berbagai mekanisme pertahanan diri untuk kemudian bersama-sama memberi perlawanan kepada triclosan.

Antibiotik kuinolon sendiri adalah kelompok obat bagi manusia yang penting dan kuat, dan penemuan baru ini menimbulkan kekhawatiran bahwa penggunaan triclosan dapat memberi perlawanan antimikroba.

"Kami berpikir bahwa bakteri ditipu untuk berpikir bahwa mereka selalu diserang dan kemudian dipastikan akan menghadapi ancaman lain termasuk triclosan," kata Mark Webber, Dosen Senior Kehormatan di University of Birmingham dilansir Zeenews.

Kekhawatirannya, kata dia, adalah bahwa ini mungkin terjadi pada eksposur terbalik dan triclosan yang dapat mendorong pertumbuhan strain resisten antibiotik.  

"Kami menemukan ini bisa terjadi di E coli. Saat kita kehabisan obat-obatan yang efektif, memahami bagaimana resistensi antibiotik dapat terjadi dan dalam kondisi penting untuk menghentikan pilihan bakteri yang lebih resisten," Webber yang juga penulis studi terkait yang telah diterbitkan dalam Journal of Antimicrobial Chemotherapy.

Triclosan telah menjadi penyebab beberapa kekhawatiran dan telah  dilarang melintasi UE dan AS dalam penggunaannya dalam produk kebersihan seperti cairan pencuci tangan, kulit dan tubuh. Banyak agen antimikroba lainnya, bagaimanapun, masih digunakan dalam produk ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

FDA Larang Pemakaian Bahan Antibakteri dalam Sabun

FDA Larang Pemakaian Bahan Antibakteri dalam Sabun

Health | Senin, 05 September 2016 | 15:35 WIB

Hati-hati, Deodoran Bisa Memicu Masalah Kesehatan!

Hati-hati, Deodoran Bisa Memicu Masalah Kesehatan!

Health | Senin, 13 Juni 2016 | 20:17 WIB

Studi: Sabun Antibakteri Tak Efektif Bunuh Kuman

Studi: Sabun Antibakteri Tak Efektif Bunuh Kuman

Health | Kamis, 17 September 2015 | 16:40 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×