Dokter: Tak Ada Obat Untuk Sembuhkan Sindrom Tourette

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 08 Agustus 2017 | 12:49 WIB
Dokter: Tak Ada Obat Untuk Sembuhkan Sindrom Tourette
Tora Sudiro menderita sindrom Tourette. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Suara.com - Lydia Wongsonegro, kuasa hukum Tora Sudiro mengungkap alasan kliennya mengonsumsi pil Dumolid. Menurutnya, suami artis Mieke Amalia itu mengidap sindrom Tourette selama kurun waktu dua tahun belakangan.

"Orang sakit saraf bukan satu dua tahun lho, berpuluh-puluh tahun. Saraf itu bukan sesuatu (seperti) pilek, batuk, kasih obat selesai, nggak bisa," kata Lydia Wongsonegoro.

Menanggapi hal ini, dokter spesialis saraf dari Siloam Hospital Kebon Jeruk, Frandy Susatia membenarkan bahwa salah satu gejala yang dialami penderita sindrom tourette adalah stres dan cemas. Itu sebabnya, kata dia, dokter akan meresepkan obat-obatan golongan antipsikotik yang digunakan untuk mengurangi terjadinya tic pada kasus sindrom Tourette yang lebih parah.

Meski demikian Frandy menegaskan bahwa tidak ada obat yang dapat menyembuhkan sindrom Tourette. Beberapa obat dan terapi ditujukan untuk mengendalikan gejala yang mengganggu kehidupan sehari-hari penderita.

"Pengobatan ini bertujuan agar pengidap sindrom ini dapat melakukan aktivitas harian dengan baik sekaligus meminimalkan efek samping dari obat-obatan lainnya yang digunakan," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Selasa (8/8/2017).

Selain pemberian obat-obatan, prosedur operasi juga dapat dilakukan untuk meringankan gejala sindrom Tourette. Namun Frandy mengatakan bahwa metode ini dilakukan pada pasien sindrom Tourette yang parah dan pada kondisi terapi lain tidak membuahkan hasil.

"Prosedur bedah ini menggunakan elektroda yang ditanam ke dalam otak untuk merangsang reaksi otak dalam. Tindakan bedah ini masih dilakukan secara terbatas sehingga tingkat keamanan dan hasilnya masih perlu dikaji lebih lanjut," tambah dia.

Kini Tora disepakati menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) di Cibubur, Jakarta Timur, sejak Senin (7/8/2017). Menurut Frandy langkah ini merupakan upaya yang tepat untuk melepaskan Tora dari ketergantungan obat-obatan antipsikopatik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Stres Bisa Sebabkan Nyeri Bahu!

Awas, Stres Bisa Sebabkan Nyeri Bahu!

Health | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 09:12 WIB

Merokok Tingkatkan Sensitivitas Stres Sosial

Merokok Tingkatkan Sensitivitas Stres Sosial

Health | Rabu, 26 Juli 2017 | 12:27 WIB

Depresi Ternyata Dapat Mengubah Struktur Otak

Depresi Ternyata Dapat Mengubah Struktur Otak

Health | Minggu, 23 Juli 2017 | 12:00 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×