Awas! Deodoran Bisa Bikin Sperma Loyo

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 29 Agustus 2017 | 20:20 WIB
Awas! Deodoran Bisa Bikin Sperma Loyo
Ilustrasi lelaki menggunakan deodoran. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi banyak orang, memakai deodoran merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Benda ini membantu menekan bau badan dan membuat seseorang lebih percaya diri.

Namun sayangnya penggunaan deodoran pada kaum Adam bisa berakibat negatif bagi kehidupan seksualnya. Pasalnya, studi terkini menunjukkan, bahan kimia dari deodoran dapat menurunkan kualitas sperma lelaki.

Untuk mendapatkan temuan ini, dilansir Menshealth, peneliti di Polandia mengamati 315 lelaki yang menggunakan deodoran secara rutin dan yang tidak menggunakan sama sekali. Sampel urine, air mani, dan darah mereka diteliti untuk jumlah dan kualitas sperma mereka, serta jumlah bahan kimia yang ditemukan di tubuh para responden tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa lelaki dengan jumlah paraben yang lebih banyak dalam urinenya, memiliki sperma yang lambat dan memiliki bentuk yang tidak normal. Sperma yang lambat ini akan membuatnya kesulitan mencapai sel telur untuk membuahinya.

Sedangkan sperma berbentuk tidak normal juga dapat menyulitkan mereka saat membuahi sel telur pasangannya. Penulis utama, Joanna Jurewicz dari Nofer Institute of Occupational Medicine di Lodz mengatakan cukup sulit memang bagi kaum Adam untuk menghindari penggunaan deodoran.

Namun tak ada salahnya jika mereka memperhatikan kandungan produk deodoran yang akan dipakai dan pastikan tidak mengandung paraben di dalamnya. Paraben sendiri bertindak sebagai pembunuh bakteri, namun beberapa produk organik memiliki alternatif kandungan yang cenderung lebih aman bagi kesuburan lelaki.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amankah Semprotkan Deodoran pada Testis?

Amankah Semprotkan Deodoran pada Testis?

Lifestyle | Sabtu, 10 Juni 2017 | 22:30 WIB

Ada Deodoran Khusus Mr P, Tertarik Coba?

Ada Deodoran Khusus Mr P, Tertarik Coba?

Lifestyle | Jum'at, 09 Juni 2017 | 22:13 WIB

Deodoran Bisa Sebabkan Kanker?

Deodoran Bisa Sebabkan Kanker?

Health | Senin, 26 Desember 2016 | 10:07 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB