Serangan Jantung Saat Bercinta Lebih Mematikan, Ini Alasannya

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Selasa, 05 September 2017 | 06:53 WIB
Serangan Jantung Saat Bercinta Lebih Mematikan, Ini Alasannya
Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)

Suara.com - Lelaki yang mengalami serangan jantung saat berhubungan seks berisiko empat kali lebih mungkin mengalami kematian. Alasannya, pasangan mereka cenderung malu meminta bala bantuan karena sedang berhubungan seks.

Bahkan, peneliti Dr Ardalan Sharifzadehgan dari European Georges Pompidou Hospital di Paris, mengatakan hanya satu dari delapan korban yang selamat dari kematian akibat serangan jantung yang terjadi ketika sedang bercinta.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melakukan analisis terhadap 3.028 penderita serangan jantung. Dari jumlah tersebut, 246 tengah melakukan aktivitas fisik saat jantung mereka berhenti, 17 di antaranya pernah berhubungan seks.

Mereka mengatakan, alasan lambatnya pertolongan pertama saat serangan jantung karena pasangan mereka enggan memanggil layanan darurat medis karena malu kondisi ini terjadi saat berhubungan seks. Padahal, setiap satu menit penundaan pertolongan pertama, maka peluang penderita serangan jantung bertahan hidup berkurang hingga 10 persen.

"Pasangan biasanya terkejut dan mereka tidak tahu bagaimana harus bereaksi. Apalagi mereka berdua dalam kondisi tak mengenakan busana. Pasti ada rasa malu yang besar untuk meminta bantuan," ujar Dr Sharifzadehgan.

Para ahli menemukan bahwa mereka yang menderita serangan jantung saat berhubungan seks menunggu dua kali lebih lama untuk bertahan hidup dan menghabiskan rata-rata 8,4 menit tanpa bantuan apapun.

Sekitar 30 ribu orang di Inggris dilaporkan menderita serangan jantung setiap tahun namun para ahli medis mengatakan bahwa bukan berarti pasien jantung harus menghindari seks. Bahkan, Yayasan Jantung di Inggris merekomendasikan kegiatan bercinta pada orang yang pernah mengalami serangan jantung atau operasi jantung seminggu sekali.

Namun, mereka mengingatkan penderita penyakit jantung untuk menghindari terlalu banyak konsumsi alkohol dan meminta pasangannya untuk mengambil peran lebih aktif. (Independent)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bercinta dengan Boneka Seks Termasuk Selingkuh

Bercinta dengan Boneka Seks Termasuk Selingkuh

Lifestyle | Senin, 04 September 2017 | 20:21 WIB

Biar Lebih "Greng", Begini Cara Alami Tingkatkan Pelumas Vagina

Biar Lebih "Greng", Begini Cara Alami Tingkatkan Pelumas Vagina

Lifestyle | Minggu, 03 September 2017 | 20:21 WIB

Bangkitkan Mood Bercinta lewat Empat Adegan "Hot" Film Ini

Bangkitkan Mood Bercinta lewat Empat Adegan "Hot" Film Ini

Lifestyle | Rabu, 30 Agustus 2017 | 21:00 WIB

Sebulan Sebelum Serangan Jantung, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Sebulan Sebelum Serangan Jantung, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Health | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 14:15 WIB

Perut Buncit pada Lelaki Lebih Berbahaya dari Perempuan, Mengapa?

Perut Buncit pada Lelaki Lebih Berbahaya dari Perempuan, Mengapa?

Health | Senin, 07 Agustus 2017 | 15:09 WIB

Polusi Ozon Penyebab Serangan Jantung, Darah Tinggi dan Stroke?

Polusi Ozon Penyebab Serangan Jantung, Darah Tinggi dan Stroke?

Health | Rabu, 19 Juli 2017 | 11:02 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB