Sebulan Sebelum Serangan Jantung, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 18 Agustus 2017 | 14:15 WIB
Sebulan Sebelum Serangan Jantung, Ini yang Terjadi pada Tubuh
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Memiliki riwayat diabetes, kelebihan berat badan, kolesterol atau tekanan darah tinggi, tentu membuat siapapun harus berhati-hati. Khususnya bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun. Ini membuat Anda memiliki faktor risiko tinggi serangan jantung.

Untuk menghindarinya, sebenarnya satu bulan sebelum mengalami serangan jantung, tubuh Anda sudah menunjukkan beberapa tanda yang tidak boleh diabaikan.

Apa saja tandanya? Berikut beberapa tanda peringatan serangan jantung yang mungkin dialami seseorang satu bulan sebelumnya dilansir Boldsky.

1. Tubuh lemah tidak biasa
Ini adalah gejala utama penyakit jantung yang berawal dari kekurangan aliran darah dan sirkulasi.

Hal ini terjadi karena penyempitan arteri dan melemahnya otot, yang merupakan indikasi serangan jantung. Ini adalah salah satu tanda utama Anda akan terkena serangan jantung.

2. Pusing
Bila ada kekurangan aliran darah, pusing merupakan gejala lain yang harus diwaspadai. Kurangnya sirkulasi darah mempengaruhi aliran darah ke otak yang bisa berakibat pada pusing.

3. Keringat dingin
Keringat dingin adalah gejala lain yang mengindikasikan bahwa tubuh Anda mungkin berada di bawah tekanan. Bila tidak ada aliran darah yang kuat, tubuh Anda mungkin merasa lembab dan dingin. Inilah salah satu tanda peringatan serangan jantung.

4. Nyeri dada
Jika Anda mengalami rasa sakit di dada dan area tubuh lainnya seperti lengan, punggung dan bahu, maka Anda perlu segera mendapat perawatan medis. Nyeri dada dan sesak adalah gejala utama yang bisa mengindikasikan adanya masalah jantung.

5. Gejala flu
Banyak korban serangan jantung melaporkan mereka mengalami gejala flu, sebulan sebelum serangan jantung. Ini juga merupakan indikasi serangan jantung.

6. Sesak Napas
Ini adalah gejala lain dari kemungkinan serangan jantung. Paru-paru membutuhkan oksigen yang tepat dan aliran darah yang kuat. Tapi saat jantung Anda tertekan, maka akan ada kekurangan aliran darah ke paru-paru, yang menyebabkan Anda sesak napas. Inilah salah satu gejala serangan jantung.

7. Mual, gangguan pencernaan, nyeri lerut
Tanda vital meliputi mual, gangguan pencernaan, nyeri seperti membakar jantung atau sakit perut. Ini adalah beberapa tanda dan gejala serangan jantung yang perlu Anda sadari.

Jadi, mulai sekarang Anda harus waspada dan segera konsultasi ke dokter bila mengalami gejala-gejala tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perut Buncit pada Lelaki Lebih Berbahaya dari Perempuan, Mengapa?

Perut Buncit pada Lelaki Lebih Berbahaya dari Perempuan, Mengapa?

Health | Senin, 07 Agustus 2017 | 15:09 WIB

Polusi Ozon Penyebab Serangan Jantung, Darah Tinggi dan Stroke?

Polusi Ozon Penyebab Serangan Jantung, Darah Tinggi dan Stroke?

Health | Rabu, 19 Juli 2017 | 11:02 WIB

Hati-hati, Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Serangan Jantung!

Hati-hati, Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Serangan Jantung!

Health | Rabu, 03 Mei 2017 | 09:14 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB