Trenyuh, Lelaki Ini Berkostum Perempuan demi "Obati" Anaknya

Chaerunnisa | Suara.com

Rabu, 20 September 2017 | 07:00 WIB
Trenyuh, Lelaki Ini Berkostum Perempuan demi "Obati" Anaknya
Lelaki bernama Tum berkostum perempuan untuk anaknya yang lumpuh (Asiaone)

Suara.com - Seorang lelaki bernama Tum sering mengenakan kostum yang berbeda, dan bahkan memakai make-up. Namun, yang dilakukannya ini bukan hobi atau fetish, melainkan untuk "mengobati" anaknya yang lumpuh.

Dia mengganti "penampilan"-nya untuk anak laki-lakinya yang berusia 10 tahun, Ikkyu, yang menderita kerusakan otak dan lumpuh setelah insiden empat tahun lalu.

Keluarga yang tinggal di Thailand itu pergi makan di sebuah restoran kapal uap saat Ikkyu yang berusia enam tahun tersedak ikan. Jantung Ikkyu berhenti selama empat menit, namun dokter berhasil menyadarkannya.

Ikkyu dalam keadaan koma selama tiga hari sebelum kembali sadar. Namun, karena otaknya kekurangan oksigen selama beberapa menit, Ikkyu mengalami kerusakan otak dan kelumpuhan permanen.

Setelah anaknya bangun, Tum dan istrinya sangat terpukul mengetahui kondisi sang putra. Pasalnya, Ikkyu terbelalak dan tanpa ekspresi, dengan anggota badan yang kaku dan tidak bergerak. Namun, Tum tidak putus asa.

"Ikkyu mungkin tidak dapat mengingat apapun, tapi saya akan membantunya mengingatnya. Bahkan jika dia tidak pernah tahu betapa saya mencintainya, tapi selama dia dengan berani hidup, saya masih bisa menjaga dia, itu cukup," ungkapnya.

Tum berhenti dari pekerjaannya untuk menjaga Ikkyu penuh waktu, dan percaya bahwa pada suatu hari kelak dia akan mendapat keajaiban, putranya pulih.

Agar Ikkyu bahagia dan mungkin mendapat tanggapan darinya, Tum mulai cosplaying dan cross-dressing dari mengenakan pakaian pelayar seksi ke cetakan macan tutul. Sesekali dia akan berpakaian dan memakai make-up untuk Ikkyu juga, dengan harapan bisa memicu saraf sensoriknya.

Meskipun dia tetap tidak responsif hampir sepanjang waktu, Ikkyu sesekali tersenyum, memberi Tum segumpal harapan dan motivasi untuk melanjutkan bentuk terapinya yang tidak biasa.

"Meskipun kita tidak bisa mengubah masa lalu, tapi kita bisa mengubah masa depan," kata Tum, yang telah memberinya deskripsi 'ayah tampan' di beberapa media berita.

Dedikasinya yang positif dan pantang menyerah juga telah menyentuh netizen di seluruh wilayah dari Thailand ke Hong Kong dan Taiwan, yang telah menawarkan sumbangan untuk membantu keluarga mereka mengatasi pengeluaran keuangan. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Deretan Kostum Halloween Kuno yang Paling Menyeramkan

Inilah Deretan Kostum Halloween Kuno yang Paling Menyeramkan

Lifestyle | Minggu, 23 Oktober 2016 | 07:30 WIB

Kostum Menawan Miss Universe

Kostum Menawan Miss Universe

Foto | Jum'at, 23 Januari 2015 | 19:59 WIB

Kostum Nasional Terbaik

Kostum Nasional Terbaik

Foto | Jum'at, 14 November 2014 | 15:00 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB