Bahaya Kesehatan Ini Mengintai untuk Anda yang Kerja Shift Malam

Chaerunnisa, Risna Halidi

Selasa, 03 Oktober 2017 | 22:21 WIB
Bahaya Kesehatan Ini Mengintai untuk Anda yang Kerja Shift Malam
Ilustrasi kerja shift malam. (shuttertsock)

Suara.com - Berbagai penelitian telah menunjukkan, sistem kerja shift seringkali menyebabkan ketidakseimbangan dalam sistem tubuh seseorang hingga dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Meski beberapa orang mungkin merasa nyaman dengan shift malam, gangguan kesehatan akan menanggung beban akibat perubahan dalam jam dan gaya hidup.

Satu hal yang pasti, mengacaukan jam tubuh adalah hal yang berbahaya. Adalah ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang biasa membimbing pola tidur, pola makan, hormon, bahkan suhu tubuh akan sangat terganggu karena metode kerja shift.

Bahkan, seorang profesor ilmu saraf sirkadian di Oxford University, Russell Foster, mengatakan bekerja saat malam merupakan contoh yang paling jelas.

Dia mengibaratkan, kerja pada shift malam sebagai usaha mengutak-atik Ibu Pertiwi dan dapat memberikan konsekuensi serius mulai dari perilaku impulsif hingga kondisi yang mengancam jiwa seperti obesitas, dan kanker.

Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah menaikkan bendera merah, dengan laporan pada 2007 yang mencatat "gangguan sirkadian" adalah "mungkin bersifat karsinogenik, yang berarti penyebab kanker".

Masalahnya adalah, tubuh manusia tidak pernah benar-benar menyesuaikan diri dengan operasi di luar siklus normal kerja siang hari, dan tidur di malam hari. Seperti orang lain, jam biologis pekerja shift ditetapkan oleh naiknya dan terbenamnya matahari, bukan jadwal kerja mereka.

"Tidak ada obat di dunia yang memungkinkan Anda untuk...mempercepat atau memperlambat jam tubuh Anda," kata Claude Gronfier, ahli neurobiologi di lembaga penelitian Insermi Prancis.

Ketika seorang pekerja memaksakan diri untuk tetap terjaga di malam hari, hal itu memicu pelepasan hormon stres seperti kortisol. Kortisol bekerja menekan sistem kekebalan tubuh dan dalam jangka panjang bisa membuat seseorang rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk kanker.

baca juga

Gaya hidup seperti itu juga membuka kesempatan seseorang untuk makan di luar waktu normal. Padahal saat malam, metabolisme tubuh lebih rendah dan kalori cenderung diubah menjadi lemak dan bukan dibakar sebagai energi.

"Anda meningkatkan detak jantung, meningkatkan tekanan darah dan tingkat insulin pada saat yang Anda biasanya tidak akan melakukannya," kata Hugh Piggins, seorang profesor ilmu saraf di University of Manchester.

"Tubuh pada dasarnya tidak siap untuk itu dan Anda memberikannya sedikit penghinaan," sambungnya.

Bahkan, gangguan jangka pendek dari jam sirkadian bisa membuat malapetaka dengan tubuh. Jika sudah begitu, seseorang bisa merasakan tumpul saat berinteraksi dengan dunia dan berkurangnya rasa empati, berpikiran kompleks, atau bahkan berpikiran jernih.

"Dalam keadaan seperti itu seseorang bisa melakukan "hal yang terlalu impulsif seperti menerobos lampu lalu lintas saat merah dan gagal melihat konsekuensi tindakan," jelas Foster.

Disfungsi sirkadian juga dikaitkan dengan depresi, gangguan bipolar, fungsi kognitif, pembentukan ingatan dan bahkan beberapa penyakit neurologis.

Selama dua dekade terakhir, para ilmuwan telah mempelajari bagaimana waktu pemberian obat dapat mempengaruhi seberapa baik kerjanya.

"Sekarang kita beralih ke tahap yang mengasyikkan di mana kita bisa mulai menerjemahkan beberapa pengetahuan ini ke dalam memahami apa yang terjadi ketika sistem ini salah dan lebih penting lagi untuk mengembangkan intervensi terapeutik baru," tandas Foster. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerja Shift di Malam Hari, Ini Dampaknya bagi Anda

Kerja Shift di Malam Hari, Ini Dampaknya bagi Anda

Health | Senin, 04 September 2017 | 09:32 WIB

Studi: Sering Kerja Shift, Susah Punya Anak

Studi: Sering Kerja Shift, Susah Punya Anak

Lifestyle | Rabu, 17 Mei 2017 | 19:37 WIB

Hati-Hati! Karyawan Shift Malam Lebih Berisiko Idap Kanker

Hati-Hati! Karyawan Shift Malam Lebih Berisiko Idap Kanker

Health | Selasa, 08 November 2016 | 19:27 WIB

Pekerja Shift, Lakukan Tips Ini Agar Tetap Sehat

Pekerja Shift, Lakukan Tips Ini Agar Tetap Sehat

Health | Minggu, 30 Oktober 2016 | 10:17 WIB

Pekerja Shift, Hati-hati Diincar Penyakit Ini!

Pekerja Shift, Hati-hati Diincar Penyakit Ini!

Health | Kamis, 27 Oktober 2016 | 19:24 WIB

Awas, Kerja "Shift" Bisa Picu Kerusakan Otak

Awas, Kerja "Shift" Bisa Picu Kerusakan Otak

Health | Selasa, 07 Juni 2016 | 13:10 WIB

Awas, Pekerja Malam Diintai Penyakit Ini!

Awas, Pekerja Malam Diintai Penyakit Ini!

Health | Kamis, 28 April 2016 | 11:17 WIB

Awas! 2 Penyakit Ini Intai Pekerja Malam

Awas! 2 Penyakit Ini Intai Pekerja Malam

Health | Rabu, 07 Januari 2015 | 20:00 WIB

Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Pekerja Malam

Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Pekerja Malam

Health | Selasa, 18 November 2014 | 15:42 WIB

Awas! Kerja Shift Bisa Turunkan Kinerja Otak

Awas! Kerja Shift Bisa Turunkan Kinerja Otak

Health | Rabu, 05 November 2014 | 15:34 WIB

Terkini

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana

Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?

Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:52 WIB

Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor

Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua

Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Persib Bandung vs Persija, Igor Tolic: Bukan Soal Bermain Indah, Tapi Menang!

Persib Bandung vs Persija, Igor Tolic: Bukan Soal Bermain Indah, Tapi Menang!

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:50 WIB

DPR Mulai Terlibat, Purbaya Ungkap Nasib Independensi BI di UU P2SK Terbaru

DPR Mulai Terlibat, Purbaya Ungkap Nasib Independensi BI di UU P2SK Terbaru

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:49 WIB

John Herdman Ultimatum Timnas Indonesia: Lupakan Vietnam, Singapura Jadi Penentu Nasib

John Herdman Ultimatum Timnas Indonesia: Lupakan Vietnam, Singapura Jadi Penentu Nasib

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:45 WIB

×