Jaga Ketahanan Pangan, Saatnya Kaum Muda Beraksi di FYI

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Kamis, 19 Oktober 2017 | 10:50 WIB
Jaga Ketahanan Pangan, Saatnya Kaum Muda Beraksi di FYI
Kaum muda beraksi menjaga ketahanan pangan nasional lewat FYI (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Perubahan iklim yang tak menentu di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, berdampak langsung pada ketahanan pangan masyarakatnya. Apalagi, pada 2020, Indonesia digadang-gadang akan mengalami lonjakan populasi yang begitu besar sehingga dikhawatirkan masalah kekurangan pangan akan muncul.

Pendiri Center for Indonesia's Development Initiatives (CISDI) & Staf Khusus Menteri Kesehatan Republik Indonesia Bidang Peningkatan Kemitraan dan SDGs, Diah S. Saminarsih, mengungkapkan perubahan iklim sangat berdampak pada produksi pangan. Dia mencontohkan suhu bumi yang meningkat belakangan ini membuat kasus kebakaran hutan meluas, dan memengaruhi jumlah pangan yang diproduksi.

"Di pesisir apalagi, keragaman flora fauna berkurang. Ada tanaman dan hewan air yang nggak bisa hidup. Selain itu, produksinya juga berkurang," ujar dia dalam temu media Forum for Young Indonesians (FYI) 2017 "Our Food, Our Future", di kawasan Matraman, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, berkurangnya produksi pangan karena perubahan iklim bisa sangat berbahaya. Pasalnya, disertai dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah. Itu sebabnya, dia berharap adanya terobosan baru di bidang pangan demi menjaga ketahanan pangan di Indonesia.

"Butuh inovasi-inovasi baru untuk memproduksi pangan. Intinya Indonesia yang penduduknya mencapai 255 juta ini tidak akan mungkin bisa cukup kalau tidak ada terobosan penting dalam pangan," imbuhnya.

Di sisi lain, populasi kaum muda Indonesia yang besar menjadi peluang untuk dimanfaatkan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Untuk itu, Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) mengajak kaum muda berkontribusi dalam menjaga ketahahanan pangan nasional melalui Forum for Young Indonesian (FYI) yang mengusung tema "Our Food, Our Future".

"Forum ini akan menjadi inkubator bagi lahirnya pendekatan dan metode baru untuk mengembangkan kapasitas pemuda dan membuka akses untuk terlibat dalam sistem pangan," sambung Ketua FYI yang juga Direktur Program CISDI, Anindita Sitepu.

Dia mengatakan, forum yang berlangsung pada 22 Oktober 2017 ini akan dihelat dalam beberapa agenda seperti diskusi panel, talkshow, art performance, serta marketplace walktrough yang juga menghadirkan sejumlah pakar ekonomi seperti Wakil Presiden RI Budiono, Ekonom Faisal Basri dan Emil Salim.

"FYI juga menyelenggarakan kompetisi Seeds for Change, yang memberikan kesempatan bagi kaum muda untuk merealisasikan gagasannya menjadi sebuah aksi lewat pelatihan khusus selama satu tahun. Dua orang pemenang juga diberikan dana pendamping awal senilai Rp15 juta," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPOM Musnahkan Pangan Ilegal dan Kedaluwarsa Senilai Rp1,1 M

BPOM Musnahkan Pangan Ilegal dan Kedaluwarsa Senilai Rp1,1 M

Health | Rabu, 30 Agustus 2017 | 18:41 WIB

Ketahanan Pangan Nasional Dimulai Dari Ketahanan Pangan Keluarga

Ketahanan Pangan Nasional Dimulai Dari Ketahanan Pangan Keluarga

Bisnis | Sabtu, 06 Mei 2017 | 05:55 WIB

AJI Lampung: Perempuan Jadi Tulang Punggung Kemandirian Pangan

AJI Lampung: Perempuan Jadi Tulang Punggung Kemandirian Pangan

Bisnis | Selasa, 25 April 2017 | 07:44 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemerintah Siapkan Rp18 Triliun

Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemerintah Siapkan Rp18 Triliun

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 01:00 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×