Kurangi Risiko Diabetes pada Anak dengan Vitamin D

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 25 Oktober 2017 | 12:28 WIB
Kurangi Risiko Diabetes pada Anak dengan Vitamin D
Ilustrasi diabetes (Shutterstock)

Suara.com - Menurut sebuah penelitian terbaru, anak-anak yang menerima kadar vitamin D lebih tinggi pada masa bayi dan masa kanak-kanak secara signifikan dapat mengurangi risiko terkena autoimun dan diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun kronis yang paparannya terus meningkat 3 sampai 5 persen per tahun di seluruh dunia, dan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel beta penghasil insulinnya sendiri di pankreas.

Islet autoimmunity yang terdeteksi oleh antibodi dan muncul saat sistem kekebalan tubuh menyerang sel islet di pankreas saat menghasilkan insulin merupakan pendahulu dari terjadinya diabetes tipe 1.

Periset mengatakan, vitamin D merupakan kandidat faktor pelindung untuk diabetes tipe 1 karena dapat mengatur sistem kekebalan dan autoimunitas.

"Selama beberapa tahun telah terjadi kontroversi di kalangan ilmuwan tentang apakah Vitamin D menurunkan risiko pengembangan autoimun islet dan diabetes tipe 1," kata penulis utama penelitian, Jill Norris dari Universitas Colorado - Anschutz.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetes, tim tersebut mencari pemicu dan faktor pelindung pada 8.676 anak-anak dengan peningkatan risiko diabetes tipe 1. Mereka mengidentifikasi autoimmunity pada 376 anak, dan membandingkannya dengan 1.041 anak yang tidak memiliki risiko penyakit tersebut.

Di antara anak-anak yang berisiko tinggi mengalami diabetes tipe 1, mereka yang memiliki tingkat vitamin D lebih rendah pada masa bayi dan masa kanak-kanak terus mengembangkan kondisi autoimun.

Studi tersebut menunjukkan, tingkat vitamin D pada anak yang lebih tinggi, secara signifikan sangat terkait dengan penurunan risiko autoimun. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Pemanis Buatan Justru Bisa Memicu Diabetes

Hati-hati, Pemanis Buatan Justru Bisa Memicu Diabetes

Health | Jum'at, 15 September 2017 | 14:59 WIB

Istri Obesitas, Kok Suami yang Berisiko Diabetes?

Istri Obesitas, Kok Suami yang Berisiko Diabetes?

Health | Rabu, 13 September 2017 | 17:15 WIB

Perempuan dengan Gangguan Hormon Berisiko Tinggi Idap Diabetes?

Perempuan dengan Gangguan Hormon Berisiko Tinggi Idap Diabetes?

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 15:45 WIB

Kurang Tidur, Waspada Diabetes Menghantui

Kurang Tidur, Waspada Diabetes Menghantui

Health | Jum'at, 28 Juli 2017 | 21:00 WIB

Selain Perlancar ASI, Torbangun Juga Bisa Atasi Diabetes

Selain Perlancar ASI, Torbangun Juga Bisa Atasi Diabetes

Health | Sabtu, 22 Juli 2017 | 22:59 WIB

Studi: Virus Usus Kurang Beragam Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Studi: Virus Usus Kurang Beragam Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Health | Kamis, 13 Juli 2017 | 11:27 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB